Hari Ketiga Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur, Peserta Fokus Praktik Penyelamatan di Air Bersama Basarnas Banjarmasin

BANJAR, InfoPublik– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar kembali melaksanakan hari ketiga kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia bagi Anggota BPBD Kabupaten Banjar dalam bidang pertolongan di permukaan air, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan pelatihan yang berlangsung di kawasan perairan tersebut difokuskan pada praktik lapangan guna meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi kondisi darurat bencana, khususnya operasi penyelamatan di air.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh instruktur dari BASARNAS Banjarmasin dengan berbagai materi praktik, di antaranya self rescue and sea survival, spinal protocol di permukaan air, penanganan korban, hingga simulasi penanganan keadaan darurat di perairan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur agar semakin profesional dan siap menghadapi berbagai kondisi kebencanaan di lapangan.

“Pelatihan praktik di air ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, pengetahuan, serta keterampilan personel dalam operasi penyelamatan dan penanganan korban saat terjadi bencana. Dengan kemampuan yang terus diasah, diharapkan aparatur semakin sigap, tanggap, dan mampu bekerja secara efektif di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama dengan BASARNAS Banjarmasin menjadi langkah penting dalam memperkuat kemampuan personel BPBD, khususnya dalam teknik pertolongan dan evakuasi di wilayah perairan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti seluruh sesi praktik dan simulasi yang diberikan instruktur. Selain teori dasar, peserta juga dibekali pengalaman langsung dalam teknik penyelamatan korban di air dan prosedur keselamatan saat operasi berlangsung.

BPBD Kabupaten Banjar berharap kegiatan peningkatan kapasitas ini mampu menciptakan aparatur yang tangguh, terampil, dan siap memberikan pelayanan kemanusiaan secara optimal kepada masyarakat saat terjadi bencana. NH


Komentar