Distan Banjar Gelar Rakor dan Evaluasi Tanaman Pangan Hortikultura
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi tanaman pangan dan hortikultura kegiatan tahun 2026 di Aula Distan, Jum'at (22/5/2026).
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Banjar Warsita, Kepala Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah beserta jajarannya, Ketua Tim Kerja Kabupaten Banjar Sigit Triyanto, Koordinator Penyuluh serta PPL se-Kabupaten Banjar, dan Mantri Tani.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian, Warsita menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari Koordinator Penyuluh, Mantri Tani, hingga penyuluh untuk mengejar target Luas Tambah Tanam (LTT). Guna memuluskan langkah ini, dinas memprioritaskan sinkronisasi data lapangan untuk menghapus dualisme angka pelaporan antara versi daerah dan pusat yang selama ini memicu hambatan administratif.
Warsita meminta seluruh petugas bergerak cepat penanaman begitu lahan siap. Atensi khusus diarahkan pada program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan skema CSR, di mana pihak penyedia jasa kini didorong untuk meningkatkan kualitas olah tanah.
"Selain itu, pemerintah daerah memastikan area pasca cetak sawah akan mendapat kawalan penuh mulai dari pengolahan sekunder hingga pasokan sarana produksi (saprodi)," ujarnya.
Langkah ini didukung penuh cadangan mekanisasi termasuk puluhan unit traktor siap pakai sehingga tidak ada alasan bagi lapangan untuk memperlambat penanaman.
"Melalui kombinasi apik, mobilisasi alat mesin pertanian, dan komitmen kelompok tani ini, Kabupaten Banjar optimistis target perluasan serta percepatan tanam dapat rampung demi menjaga stabilitas lumbung pangan daerah," harap Warsita.
Sementara Kepala Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah menjelaskan berdasarkan data tetap yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan angka produksi dan luas panen dari tahun 2024 hingga 2025 menunjukkan grafik yang terus menanjak hingga menyentuh angka kenaikan," pungkas Nurul.
(Brigade Distan Syaripuddin)
