Pendampingan Aplikasi SIPINTAR BPD Dorong Digitalisasi Administrasi Desa

BANJARBARU, InfoPublik — Upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terus dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Mandiri Penggunaan Aplikasi SIPINTAR BPD yang dilaksanakan di Kantor CV Serasi Banua, Banjarbaru, Selasa (19/5/2026).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh CV Serasi Banua tersebut diikuti perwakilan anggota BPD dari 18 desa se-Kecamatan Karang Intan.


Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendorong transformasi administrasi BPD menuju sistem digital yang lebih efektif, tertib, transparan, dan terintegrasi. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan praktik langsung (hands-on training) terkait penggunaan Aplikasi SIPINTAR BPD sebagai sarana pengelolaan administrasi kelembagaan yang modern dan mudah diakses.


Narasumber dari tim pendamping CV Serasi Banua, Faratul Zahra, menjelaskan bahwa aplikasi SIPINTAR BPD dirancang untuk membantu pengelolaan administrasi BPD secara sistematis, mulai dari surat-menyurat, agenda kegiatan, dokumentasi hasil musyawarah, hingga arsip kelembagaan berbasis digital.


“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan setiap anggota BPD mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri sehingga administrasi kelembagaan dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan akuntabel. Digitalisasi bukan hanya kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme kelembagaan desa,” jelasnya.


Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai kendala yang dihadapi peserta dalam penggunaan aplikasi, seperti persoalan jaringan, penginputan data, hingga pengelolaan dokumen digital.


Narasumber bersama peserta turut membahas solusi dan strategi agar penerapan SIPINTAR BPD dapat berjalan optimal di masing-masing desa.


Ketua PABPDSI Kecamatan Karang Intan, Hikmatullah, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas anggota BPD melalui pemanfaatan teknologi informasi harus terus didorong agar kelembagaan desa semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.


“Kami berharap seluruh anggota BPD dapat memanfaatkan aplikasi ini secara maksimal. Dengan administrasi yang tertata secara digital, maka pelayanan kelembagaan akan semakin baik, transparan, dan mudah dipertanggungjawabkan,” ujarnya.


Ia menambahkan, pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan agar anggota BPD tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menjalankan aplikasi dalam aktivitas sehari-hari.


Sementara itu, H. Pusaro Riyanto menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan yang telah memberikan ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas bagi anggota BPD di Kecamatan Karang Intan.


“Pemerintah kecamatan tentu mendukung penuh kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola administrasi desa. Kami berharap aplikasi SIPINTAR BPD dapat menjadi sarana yang memudahkan koordinasi, mempercepat pelayanan administrasi, serta memperkuat tertib kelembagaan di desa,” tegasnya.


Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern dan profesional.


Salah seorang peserta kegiatan mengaku pendampingan tersebut sangat membantu anggota BPD dalam memahami penggunaan aplikasi secara langsung.


“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena kami bisa belajar langsung mulai dari dasar penggunaan aplikasi hingga praktik pengelolaan administrasi. Harapannya ke depan semua administrasi BPD dapat lebih rapi dan mudah diakses,” ungkapnya.


Melalui kegiatan pendampingan mandiri ini, diharapkan seluruh anggota BPD mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam pengelolaan administrasi berbasis digital sehingga tercipta tata kelola kelembagaan desa yang lebih efektif, modern, dan berkelanjutan. (IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)


Komentar