Jadi Narasumber, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Banjar Paparkan Strategi Sekolah Ramah Anak di Agenda Dinas Pendidikan
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
- dinsosppkb
- 4
BANJARBARU, Info Publik - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) Jenjang PAUD Tahun 2026. Acara tersebut diinisiasi dan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non-Formal (PAUD PNF) pada hari ini (18/05/2026) di Balai GTK Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan ini dihadiri oleh ratusan Kepala Sekolah dan Guru PAUD se-Kabupaten Banjar. Kehadiran Kepala Dinas Sosial P3AP2KB ditujukan untuk memberikan pembekalan komprehensif mengenai pentingnya pemenuhan hak serta perlindungan anak di lingkungan satuan pendidikan.
Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar menekankan bahwa jenjang PAUD merupakan fondasi emas bagi tumbuh kembang anak, sehingga atmosfer sekolah wajib bebas dari segala bentuk tekanan.
"Sekolah Ramah Anak bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik yang aman, melainkan bagaimana kita membangun atmosfer belajar yang penuh kasih sayang. Di jenjang PAUD ini, kita harus memastikan tidak boleh ada perundungan, diskriminasi, maupun kekerasan sekecil apa pun. Guru harus memosisikan diri sebagai pelindung dan pembimbing utama anak selama di sekolah," ujar Dr.Hj.Erny Wahdini, S.Pd, M.Pd saat menyampaikan materi.
Agenda yang digawangi oleh Bidang PAUD PNF Dinas Pendidikan ini berjalan interaktif. Para peserta yang didominasi oleh pendidik perempuan berhijab tampak antusias menyimak pemaparan materi, termasuk visualisasi indikator SRA yang ditayangkan melalui layar proyektor.
Salah seorang peserta yang merupakan Guru PAUD Mambaul Ilmu mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang memfasilitasi pertemuan ini dengan menghadirkan Kepala Dinas Sosial P3AP2KB sebagai pakar perlindungan anak.
"Melalui sosialisasi dari Dinas Pendidikan ini, kami sebagai guru dan kepala sekolah jadi lebih paham apa saja indikator nyata dari Sekolah Ramah Anak langsung dari ahlinya. Kami berkomitmen untuk membawa ilmu dari sini ke lembaga kami, agar anak-anak didik kami tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga merasa bahagia dan terlindungi saat bermain dan belajar di sekolah," ungkap salah seorang perwakilan peserta.
Melalui sinergi lintas dinas antara Dinas Pendidikan selaku penyelenggara dan Dinas Sosial P3AP2KB sebagai narasumber, diharapkan seluruh satuan PAUD di Kabupaten Banjar dapat segera mengimplementasikan sistem Sekolah Ramah Anak secara nyata demi mewujudkan generasi yang tangguh dan terlindungi.
Dyah/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
