Ribuan Jamaah Hadiri Haul Guru Tuha dan Guru Zuhri di Desa Rumpiang

BERUNTUNG BARU, InfoPublik — Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti halaman Pondok Pesantren Abnaul Amin, Desa Rumpiang RT 01, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Minggu (17/5/2026).


Ribuan jamaah dari berbagai wilayah menghadiri peringatan Haul ke-34 K.H. Muhammad Arsyad (Guru Tuha) bin Abdullah bin Dakkan serta Haul ke-24 K.H. Muhammad Zuhri bin Abdullah bin Dakkan.


Kegiatan haul dihadiri Camat Beruntung Baru, Sekretaris Kecamatan Beruntung Baru, perwakilan KUA Kecamatan Beruntung Baru, Pembakal Desa Rumpiang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari Kecamatan Beruntung Baru, Bumi Makmur, Gambut, dan wilayah sekitarnya. Jumlah jamaah diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan syair Maulid Habsy oleh Grup Habsy Al Muhajirin Desa Rumpiang, ceramah agama, doa bersama, hingga penutup.


Panitia menghadirkan Muhammad Qamaruddin sebagai penceramah, sementara pembacaan manakib K.H. Muhammad Arsyad (Guru Tuha) disampaikan oleh Zainal Hakim dari Pemangkih Handil Malang, Kecamatan Gambut. Kalam Ilahi dibawakan Abdul Halim dari Desa Jambu Burung, sedangkan pembacaan syair maulid dan nasyid oleh Remaja Masjid Al Muhajirin Desa Rumpiang. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Sastro Amijoyo.


Sastro Amijoyo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan haul yang mendapat antusiasme besar dari masyarakat.


“Alhamdulillah, pelaksanaan haul tahun ini berjalan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan. Kami sangat bersyukur melihat antusias jamaah yang hadir dari berbagai wilayah. Ini menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap para alim ulama masih sangat kuat,” ujarnya.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.


Pembakal Desa Rumpiang, Juanda, turut menyampaikan apresiasi atas kebersamaan masyarakat dalam menyukseskan haul tersebut.


“Haul ini bukan hanya menjadi momentum mengenang jasa dan perjuangan para ulama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat. Kami bersyukur seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga tradisi keagamaan ini dengan penuh kebersamaan dan kekompakan,” katanya.


Sementara itu, Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, menilai haul sebagai bagian penting dalam menjaga warisan spiritual dan budaya religius masyarakat.


“Peringatan haul seperti ini memiliki makna besar, tidak hanya mengenang keteladanan ulama terdahulu, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.


Salah seorang jamaah mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan haul tersebut karena suasananya dinilai menyejukkan hati dan mempererat persaudaraan umat.


“Alhamdulillah, suasananya sangat menyejukkan hati. Kami merasa dekat dengan nilai-nilai perjuangan ulama dan semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai penguat persaudaraan umat,” ujarnya.


Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, pengamanan dilakukan personel Polsek Beruntung Baru bersama relawan Kecamatan Beruntung Baru dan RAPI Kecamatan Beruntung Baru.


Seluruh rangkaian kegiatan haul berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan kuatnya kecintaan masyarakat terhadap ulama sekaligus komitmen menjaga tradisi keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun. (IP Kab Banjar/Brigade Manis Beruntung Baru)


Komentar