Sekolah Lansia Berdaya “Aisyiyah Sejahtera” Hadirkan Edukasi Kesehatan Mental Lansia di Karang Intan
KARANG INTAN InfoPublik – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Karang Intan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia melalui kegiatan Sekolah Lansia Berdaya “Aisyiyah Sejahtera” yang dilaksanakan di Aula Posyandu Desa Pasar Lama Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan dengan menghadirkan pemateri dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin,Ica Lisnawati,serta melibatkan mahasiswa Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Mengangkat tema “Kesehatan Mental Lansia”, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada para lansia agar tetap sehat secara mental, aktif, dan produktif di usia lanjut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengkajian awal menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE) sebagai pre-test untuk menilai fungsi kognitif para lansia sebelum diberikan intervensi.
Dalam proses tersebut, mahasiswa FKIK turut mendampingi peserta melalui wawancara dan pengisian instrumen sesuai kondisi masing-masing lansia.
Setelah pengkajian awal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ica Lisnawati,
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek kesehatan mental lansia, mulai dari perubahan psikologis pada usia lanjut, faktor-faktor yang memengaruhi kondisi mental, mekanisme koping, hingga upaya menjaga kesehatan mental agar tetap optimal.
Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga fungsi kognitif dan mempertahankan kualitas hidup lansia melalui aktivitas sosial, pola hidup sehat, ibadah, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Menjadi lansia bukan akhir dari perjalanan, tetapi fase penuh hikmah dan keberkahan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lansia yang sehat jiwa, sehat raga, mandiri, dan bermartabat,” ujar Ica Lisnawati.
Suasana kegiatan tampak hangat dan penuh antusiasme. Para peserta lansia aktif mendengarkan materi, memberikan tanggapan, hingga berbagi pengalaman hidup mereka. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi bukti bahwa lansia tetap mampu hidup bahagia dan menginspirasi generasi muda.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan terapi bermain yang difokuskan pada peningkatan konsentrasi, fungsi kognitif, serta latihan motorik halus para lansia. Berbagai permainan interaktif dilakukan melalui instruksi sederhana yang melatih daya ingat, fokus perhatian, dan kemampuan berpikir peserta.
Mahasiswa FKIK Universitas Muhammadiyah Banjarmasin berperan aktif mendampingi para lansia selama terapi berlangsung sehingga suasana menjadi lebih hidup, akrab, dan menyenangkan.
Tidak hanya itu, para peserta juga mengikuti senam otak bersama yang dipandu oleh mahasiswa. Gerakan-gerakan sederhana dalam senam otak bertujuan meningkatkan koordinasi tubuh, konsentrasi, serta stimulasi fungsi kerja otak pada lansia.
Sebagai tahap akhir, dilakukan kembali pengkajian menggunakan instrumen MMSE sebagai post-test guna menilai perubahan fungsi kognitif setelah peserta mendapatkan materi, terapi bermain, dan senam otak.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta.
Selain memberikan manfaat bagi lansia, keterlibatan mahasiswa FKIK juga menjadi pengalaman pembelajaran langsung terkait pengkajian kesehatan, komunikasi terapeutik, dan pendampingan kelompok lansia di masyarakat.
Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Karang Intan,Hj. Siti Walidah, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap Sekolah Lansia Berdaya dapat terus menjadi wadah pembinaan dan pemberdayaan lansia di Karang Intan.
“Kami ingin para lansia tetap merasa dihargai, diperhatikan, dan memiliki ruang untuk terus belajar serta bersosialisasi. Lansia adalah sosok penuh pengalaman dan teladan bagi generasi muda sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama,” tegas Hj. Siti Walidah.
Ia juga berharap sinergi antara organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah dapat terus diperkuat demi meningkatkan kualitas hidup para lansia di wilayah Karang Intan.
Fasilitator Sekolah Lansia Berdaya “Aisyiyah Sejahtera”, Risda Sitati, beliau menyampaikan dan berharap kegiatan Sekolah Lansia ini dapat menjadi ruang belajar, ruang silaturahmi, sekaligus ruang kebahagiaan bagi para lansia agar tetap merasa berdaya, dihargai, dan dicintai di tengah keluarga maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat bahwa usia lanjut bukan penghalang untuk tetap aktif, sehat, produktif, dan terus belajar menjalani kehidupan dengan penuh makna.”Kata Risda Sitati.
Sementara itu, Camat Karang Intan, H. Pusaro Riyanto, memberikan apresiasi atas inisiatif Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Karang Intan yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menjaga kesehatan fisik lansia, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental dan sosial mereka. Lansia yang sehat dan bahagia akan menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga dan lingkungan masyarakat yang harmonis,” ungkapnya.
Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak lansia di Kecamatan Karang Intan.
“Pemerintah Kecamatan sangat mendukung kegiatan pemberdayaan lansia. Semoga melalui Sekolah Lansia Berdaya ini para orang tua kita tetap sehat, aktif, mandiri, serta terus menjadi sumber inspirasi dan kebijaksanaan di tengah masyarakat,” pungkas Camat Karang Intan. (IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
