BGTK Kalsel dan Disdik Banjar Dukung Kampanye “Semua Bisa Mengajar” di SMPN 6 Aluh-Aluh

ALUH-ALUH, InfoPublik - SMP Negeri 6 Aluh-Aluh menjadi tuan rumah pelaksanaan Kampanye “Semua Bisa Mengajar” yang digelar bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan serta Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar, Rabu (13/5/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi pendidikan sekaligus upaya menumbuhkan semangat belajar yang lebih dinamis di lingkungan sekolah.

 

Kegiatan tersebut melibatkan guru, siswa, tenaga kependidikan, serta perwakilan BGTK Kalsel dan Disdik Banjar. Melalui program ini, seluruh unsur pendidikan diajak berperan aktif dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.

 

Kepala SMP Negeri 6 Aluh-Aluh, Dini Hastuti, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat budaya belajar kolaboratif di sekolah.


“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa berbagi ilmu tidak terbatas pada guru saja, tetapi juga dapat dilakukan oleh siapa pun untuk menginspirasi peserta didik. Kehadiran BGTK dan Dinas Pendidikan menjadi penguat langkah kami dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

 

Dukungan juga datang dari Kepala BGTK Provinsi Kalimantan Selatan, Wasimin, yang menilai kegiatan ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pendidik. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam proses belajar mengajar agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini. “


Kami mengapresiasi semangat para guru dan siswa. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas pendidik sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan.


“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini karena sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi sekolah-sekolah di Aluh-Aluh dan sekitarnya,” tuturnya.

 

Beragam aktivitas turut mewarnai jalannya kampanye, mulai dari sesi inspirasi pendidikan, pembelajaran kolaboratif, diskusi motivasi, hingga kegiatan literasi dan kreativitas siswa. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

 

Melalui Kampanye “Semua Bisa Mengajar”, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan yang lebih kuat dalam dunia pendidikan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang inklusif, inspiratif, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.


Komentar