Inspiratif! PODGABAN Episode 3 : Potret Perjuangan Ismail Murid SMPN 1 Telaga Bauntung di Tengah Kondisi Ibunya yang Koma
Dipandu oleh
Ibu Ratna, S.Pd., selaku Guru Bimbingan Konseling (BK), Ismail berbagi cerita
tentang hidupnya yang tidak mudah. Saat ini, ibunda Ismail sedang dalam kondisi
koma akibat tumor di kepala. Meski sang ayah bekerja keras untuk biaya rumah
sakit dan kebutuhan hidup, Ismail memilih untuk bekerja selepas pulang sekolah.
Hal ini ia lakukan demi mencukupi keperluan sekolah sehari-hari tanpa ingin
membebani orang tuanya lebih jauh.
“Saya bekerja
sepulang sekolah agar bisa tetap lanjut sekolah. Walaupun lelah, saya ingin
meringankan beban orang tua,” ungkap Ismail dalam sesi podcast tersebut.
Menjaga Mental
di Tengah KetidakpastianMenjelang kelulusan, Ismail mengakui adanya
kekhawatiran besar sebagai remaja mengenai masa depan dan biaya pendidikan.
Namun, ia berusaha tetap tenang dan menyeimbangkan kesehatan mentalnya meski
kelulusan sudah di depan mata. Dukungan penuh dari sang ayah menjadi pilar
utama yang membuatnya merasa tidak sendirian dalam menghadapi ujian hidup yang
bertubi-tubi.
Cita-cita
Ismail pun sangat mulia. Setelah lulus dari SMPN 1 Telaga Bauntung, ia bertekad
melanjutkan ke jenjang SMA demi meraih impian menjadi seorang Polisi di masa
depan.
Kepada
teman-teman kelas IX yang sedang menunggu kelulusan, Ismail menitipkan pesan
yang menyentuh."Jangan mudah menyerah walaupun keadaan sulit. Tetap
semangat belajar dan hargai perjuangan orang tua. Apa yang kita lakukan saat
ini akan menentukan masa depan kita," tuturnya.
Menutup podcast tersebut, Ibu Ratna, S.Pd. menekankan
pentingnya menjaga kesehatan mental bagi remaja, terutama saat menghadapi
konflik keluarga maupun tekanan akademik."Kelulusan bukan hanya soal
nilai, tetapi tentang bagaimana kita bertahan dan menjaga mental di tengah
keadaan. Dukungan orang tua, sekecil apa pun, adalah kekuatan besar. Mari kita
lebih menghargai orang tua, tetap bersyukur, dan semangat meraih
cita-cita," pesan Ibu Ratna.
