Inspiratif! PODGABAN Episode 3 : Potret Perjuangan Ismail Murid SMPN 1 Telaga Bauntung di Tengah Kondisi Ibunya yang Koma

 TELAGA BAUNTUNG, InfoPublik – Di bawah rindang dan sejuknya pepohonan lapangan tengah SMP Negeri 1 Telaga Bauntung, sebuah kisah inspiratif yang menguras emosi terungkap. Pada Rabu (13/05/2026), platform podcast sekolah bertajuk PODGABAN merilis episode ketiganya yang menyoroti perjuangan luar biasa Ismail, murid kelas IX yang harus menyeimbangkan antara sekolah, pekerjaan, dan kondisi keluarga yang memprihatinkan.

 

Dipandu oleh Ibu Ratna, S.Pd., selaku Guru Bimbingan Konseling (BK), Ismail berbagi cerita tentang hidupnya yang tidak mudah. Saat ini, ibunda Ismail sedang dalam kondisi koma akibat tumor di kepala. Meski sang ayah bekerja keras untuk biaya rumah sakit dan kebutuhan hidup, Ismail memilih untuk bekerja selepas pulang sekolah. Hal ini ia lakukan demi mencukupi keperluan sekolah sehari-hari tanpa ingin membebani orang tuanya lebih jauh.

 

“Saya bekerja sepulang sekolah agar bisa tetap lanjut sekolah. Walaupun lelah, saya ingin meringankan beban orang tua,” ungkap Ismail dalam sesi podcast tersebut.

 

Menjaga Mental di Tengah KetidakpastianMenjelang kelulusan, Ismail mengakui adanya kekhawatiran besar sebagai remaja mengenai masa depan dan biaya pendidikan. Namun, ia berusaha tetap tenang dan menyeimbangkan kesehatan mentalnya meski kelulusan sudah di depan mata. Dukungan penuh dari sang ayah menjadi pilar utama yang membuatnya merasa tidak sendirian dalam menghadapi ujian hidup yang bertubi-tubi.

 

Cita-cita Ismail pun sangat mulia. Setelah lulus dari SMPN 1 Telaga Bauntung, ia bertekad melanjutkan ke jenjang SMA demi meraih impian menjadi seorang Polisi di masa depan.

 

Kepada teman-teman kelas IX yang sedang menunggu kelulusan, Ismail menitipkan pesan yang menyentuh."Jangan mudah menyerah walaupun keadaan sulit. Tetap semangat belajar dan hargai perjuangan orang tua. Apa yang kita lakukan saat ini akan menentukan masa depan kita," tuturnya.

 

Menutup podcast tersebut, Ibu Ratna, S.Pd. menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental bagi remaja, terutama saat menghadapi konflik keluarga maupun tekanan akademik."Kelulusan bukan hanya soal nilai, tetapi tentang bagaimana kita bertahan dan menjaga mental di tengah keadaan. Dukungan orang tua, sekecil apa pun, adalah kekuatan besar. Mari kita lebih menghargai orang tua, tetap bersyukur, dan semangat meraih cita-cita," pesan Ibu Ratna.


Komentar