Pelajar SMP Darul Hijrah Puteri dan SMPN 2 Simpang Empat Raih Prestasi di Lomba Resensi Buku Tingkat Kalsel
BANJARMASIN, InfoPublik – Ajang Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP/Sederajat se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 kembali melahirkan pelajar berprestasi dari berbagai daerah.
Pada kompetisi yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, Aqila Naeelahadi dari SMP Darul Hijrah Puteri berhasil meraih Juara II, sedangkan Nurdin dari SMPN 2 Simpang Empat sukses meraih Juara III tingkat provinsi.
Kegiatan penjurian dan penetapan pemenang dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Selasa (12/5/2026). Kompetisi berlangsung kompetitif dengan diikuti peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan yang membawakan hasil resensi buku berbasis koleksi perpustakaan daerah.
Dalam perlombaan tersebut, Aqila Naeelahadi berhasil memukau dewan juri melalui kemampuan literasi dan penyampaian resensi yang lugas serta inspiratif. Sementara itu, Nurdin membawakan resensi buku karya Charlim berjudul Kita Bisa dan Diriku Bukan Dirimu yang dinilai memberikan perspektif menarik dan menonjol di antara peserta lainnya. Persaingan antar peserta berlangsung ketat dengan selisih nilai yang tipis.
Kepala SMP Darul Hijrah Puteri, Eni Zulaikah, menyampaikan apresiasi atas capaian santriwatinya tersebut. Menurutnya, prestasi itu diharapkan dapat memotivasi santriwati lain untuk terus mencintai buku dan berani menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.
“Ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk selalu unggul, berprestasi, dan menginspirasi dalam bidang apa pun,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMPN 2 Simpang Empat, Arif Rahman, atas keberhasilan peserta didiknya meraih juara tingkat provinsi.
“Kami sangat bangga atas capaian Nurdin. Ini bukan sekadar tentang piala, tetapi bukti bahwa semangat membaca dan kemampuan berpikir kritis siswa kami berada di jalur yang tepat. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk lebih mencintai perpustakaan dan berani mengekspresikan ide melalui tulisan,” ungkapnya.
Prestasi yang diraih kedua pelajar tersebut menjadi bukti berkembangnya budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain menjadi kebanggaan bagi sekolah masing-masing, capaian ini juga diharapkan mampu memotivasi pelajar lain di Kalimantan Selatan untuk meningkatkan minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian menuangkan ide dan gagasan melalui karya tulis.
