Dinsos P3AP2KB Banjar Perkuat Standarisasi Taman Asuh Ramah Anak di Martapura dan Kertak Hanyar
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
- dinsosppkb
- 2
MARTAPURA, Info Publik - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar melakukan langkah proaktif dengan menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Taman Asuh Ramah Anak (TARA). Kegiatan ini menyasar lima Taman Pengasuhan Anak (TPA) yang berlokasi di Kecamatan Martapura dan Kecamatan Kertak Hanyar, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap lembaga pengasuhan anak memenuhi standar pelayanan minimal, terutama dari aspek keamanan, kenyamanan, dan perlindungan hak anak.
Kasi Pemenuhan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak (PHPPA) Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Dyah Febria Wardhani, S.Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa standarisasi ini krusial untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
"Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa TPA yang ada benar-benar menjalankan fungsi pengasuhan berbasis hak anak. Kita ingin memastikan lingkungan tersebut aman secara fisik maupun psikis, sehingga orang tua yang menitipkan anaknya dapat bekerja dengan tenang dan produktif," jelas Dr. Dyah.
Senada dengan hal tersebut, Penilik PAUD Kecamatan Martapura, Norsaniah, S.E., memberikan catatan positif terhadap perkembangan pengelola TPA di lapangan. Menurutnya, koordinasi antar instansi sangat membantu para pengelola dalam memahami regulasi terbaru.
"Kehadiran tim monev memberikan ruang diskusi bagi pengelola TPA. Kami melihat komitmen yang kuat dari lembaga-lembaga di Martapura untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas sarana bermain serta sanitasi yang sehat bagi anak-anak," ungkap Saniah.
Di sisi lain, Dra. Mustainah yang turut dalam tim evaluasi tersebut menyoroti pentingnya kompetensi para pengasuh dalam menangani anak secara persuasif dan edukatif.
"TARA bukan sekadar tempat menitipkan anak, melainkan wadah stimulasi. Saya menekankan agar para pengasuh selalu mengedepankan pola asuh yang ramah, tanpa kekerasan, dan penuh kasih sayang, karena di usia inilah karakter dasar anak mulai terbentuk," tuturnya.
Melalui evaluasi berkala terhadap lima TPA ini, Dinsos P3AP2KB berharap Kabupaten Banjar dapat terus meningkatkan nilai capaian sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyediaan fasilitas pengasuhan yang berkualitas dan terstandarisasi secara nasional.
Tim Kreatif Dinsos P3AP2KB
