Tingkatkan Kualitas Data dan Layanan Sosial, Kecamatan Karang Intan Gelar Bimtek Operator Puskesos Desa 2026

KARANG INTAN InfoPublik-

Pemerintah Kecamatan Karang Intan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa bagi Operator Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Desa Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Karang Intan, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyampaian pemutakhiran Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui aplikasi SIKS-NG serta penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi bulan Februari–Maret. 

Bimtek ini diikuti oleh operator Puskesos desa se-Kecamatan Karang Intan sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data sosial dan pelayanan kesejahteraan masyarakat.

Camat Karang Intan, H. Pusaro Riyanto, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menegaskan pentingnya peran strategis operator Puskesos dalam memastikan keakuratan data sosial masyarakat.

“Operator Puskesos adalah ujung tombak dalam pengelolaan data sosial di desa. Data yang valid dan mutakhir sangat menentukan keberhasilan program bantuan pemerintah agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemutakhiran data melalui aplikasi SIKS-NG harus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi dan memahami secara teknis proses pemutakhiran data, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Penata Layanan Operator Kementerian Sosial sekaligus Pendamping PKH Kecamatan Karang Intan, Gusti Muhammad Abror, dalam paparannya menyampaikan pentingnya integrasi dan validasi data dalam sistem DTSEN.

“DTSEN menjadi acuan utama dalam berbagai program bantuan sosial. Oleh karena itu, operator desa harus memastikan bahwa data yang diinput benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan aplikasi SIKS-NG harus dilakukan secara disiplin dan sesuai prosedur agar data yang dihasilkan berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Senada dengan itu, TKSK Kecamatan Karang Intan, Muhammad Rizky Ramadhani, menyampaikan bahwa koordinasi antar pihak menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan data sosial.

“Sinergi antara operator desa, pendamping sosial, dan pemerintah kecamatan sangat diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih data maupun kesalahan dalam penetapan penerima bantuan,” ungkapnya.

Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karang Intan, Mahrur Ruyani, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan harapan besar terhadap hasil dari Bimtek ini.

“Kami berharap seluruh operator Puskesos desa dapat memahami dan mengimplementasikan materi yang diberikan, sehingga kualitas data sosial semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Ia juga memberikan penegasan terkait pentingnya tanggung jawab dalam pengelolaan data.

“Data bukan sekadar angka, tetapi menyangkut hak masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan ketelitian dalam setiap proses pemutakhiran data,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pelayanan sosial di tingkat desa.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tambahnya.

Dari sisi peserta, kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Salah satu peserta Bimtek menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Bimtek ini sangat membantu kami dalam memahami penggunaan aplikasi SIKS-NG serta proses pemutakhiran data DTSEN. Kami jadi lebih paham bagaimana memastikan data yang kami kelola benar dan akurat,” ujarnya.

Peserta juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mendukung program kesejahteraan sosial.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kualitas data sosial di Kecamatan Karang Intan semakin akurat dan program bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)


Komentar