Atasi Kering Alur Sadap, Distan Banjar Bekali Petani Karet Ramuan Pestisida Nabati

BANJAR, InfoPublik – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar terus berkomitmen meningkatkan produktivitas sektor perkebunan melalui inovasi ramah lingkungan. Melalui Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian, Distan Banjar menggelar sosialisasi mengenai pembuatan pupuk pestisida nabati bagi Kelompok Tani Padang Aman I di Desa Penyambaran Kecamatan Karang Intan, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita, didampingi Plt Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian, Abdul Basyid beserta jajaran. Turut hadir Koordinator Penyuluh Karang Intan, Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), serta menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan, Fikri Panji Islami.

Warsita menekankan pentingnya kemandirian petani dalam menghadapi kendala di lapangan. Ia menyampaikan bahwa penggunaan bahan organik solusi berkelanjutan untuk menjaga kesehatan tanaman sekaligus menekan biaya produksi yang kian tinggi.

Mengupas sisi teknis, narasumber dari Disbunnak Provinsi Kalsel, Fikri Panji Islami memaparkan formula khusus yang efektif namun sederhana. Ia mendemonstrasikan pengolahan pestisida yang mengombinasikan minyak kelapa sawit, ekstrak kunyit, dan ekstrak laos, serta diperkuat dengan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Seluruh bahan tersebut diracik menjadi satu kesatuan formula yang kuat untuk memulihkan tanaman.

Inovasi pestisida nabati ini secara spesifik diformulasikan untuk menjawab keluhan para petani karet. Cairan tersebut diaplikasikan langsung pada pohon karet yang mengalami gejala kering alur sadap, sebuah kondisi yang selama ini menjadi momok karena menghentikan produksi getah. Dengan sentuhan teknologi tepat guna ini, diharapkan sirkulasi lateks kembali normal dan produktivitas kebun rakyat kembali bergairah.
(Brigade Distan Syaripuddin)


Komentar