Disdik Banjar Gelar Diklat Guru PJOK SD, Dorong Peningkatan Profesionalisme Pendidik

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menggelar Diklat Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) jenjang Sekolah Dasar pada 28–29 April 2026 di Aula KH. Kasyful Anwar.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 150 guru PJOK dari seluruh wilayah Kabupaten Banjar sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Trisnohadi Harimurti, yang mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa guru PJOK memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan berkarakter.

“Pendidikan jasmani bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun nilai sportivitas, kerja sama, dan semangat juang peserta didik,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas gurunya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui diklat menjadi suatu keharusan agar guru mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika dunia pendidikan,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi hasil pelatihan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Jangan sampai ilmu yang diperoleh hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi harus diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari. Guru PJOK juga menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Berdasarkan data terbaru, jumlah guru PJOK jenjang SD di Kabupaten Banjar mencapai 241 orang, terdiri dari 177 PNS, 56 PPPK, dan 8 honorer, dengan 215 di antaranya telah memiliki sertifikat pendidik. Selain peningkatan kompetensi, aspek kedisiplinan kerja juga menjadi perhatian.

“Jam kerja harus dilaksanakan sesuai ketentuan tanpa pengecualian, baik bagi guru kelas maupun guru mata pelajaran,” imbuhnya.

Diklat ini menghadirkan narasumber dari Universitas Lambung Mangkurat, BKPSDM Kabupaten Banjar, serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme, sekaligus mampu mengimplementasikan pengelolaan kinerja secara efektif dan adaptif, termasuk dalam penerapan sistem berbasis digital guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banjar.


Komentar