Tongkat Estafet Kepemimpinan BAPPERIDA Resmi Berganti

MARTAPURA – Suasana khidmat menyelimuti Lantai 2 Mahligai Sultan Adam, Martapura, pada Senin (27/4/2026) pagi. Di hadapan jajaran pejabat teras, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur secara resmi melantik Anna Rosida Santi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Banjar. Pelantikan ini menandai babak baru bagi institusi perencanaan daerah tersebut, menggantikan Nashrullah Shadiq yang kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala BPKAD Kabupaten Banjar.

Sosok Anna Rosida Santi sejatinya bukanlah orang asing di lingkungan perencanaan Kabupaten Banjar. Sebelum sempat menjabat sebagai Kepala DPUPR, ia memiliki rekam jejak panjang di Bappedalitbang (sebelum berganti nama menjadi BAPPERIDA), di mana ia pernah manapaki karier dan terakhir menduduki posisi strategis sebagai salah satu Kepala Bidang. Kembalinya Anna ke "rumah lama" ini dipandang sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat fondasi perencanaan dengan sosok yang sudah memahami seluk-beluk teknis di dalamnya.

Dalam sambutannya, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur menekankan bahwa rotasi jabatan ini merupakan upaya akselerasi demi mewujudkan target-target pembangunan. Beliau menaruh harapan besar agar pejabat yang baru dilantik segera melakukan adaptasi kilat tanpa harus menunggu waktu lama.

"Saya yakin pejabat yang dilantik bisa melakukan adaptasi dengan cepat. Fokuslah pada program perencanaan agar dalam satu tahun ke depan, kita sudah bisa melihat grafik peningkatan yang nyata," tegas Bupati Saidi.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa tantangan daerah ke depan semakin kompleks, mulai dari pembenahan pelayanan publik hingga isu-isu sensitif seperti penekanan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas kesehatan.

Bupati juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana, mengingat kondisi geografis Kabupaten Banjar yang memerlukan pengawasan ketat dari tingkat kecamatan hingga dinas terkait.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan melalui mekanisme uji kompetensi yang ketat. Menurutnya, pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama ini menjadi prioritas utama agar tidak ada kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat kinerja organisasi.

Dengan SDM yang kompeten, diharapkan setiap kebijakan yang lahir memiliki landasan riset dan inovasi yang kuat.(Ione/Brigade Bapperida)


Komentar