Diseminasi Kajian, Peran Ayah Jadi Kunci Pengasuhan Modern
MARTAPURA, InfoPublik - Bapperida Kabupaten Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi pembangunan melalui program BSI (Bapperida Sapa Inovator). Kali ini, BAPPERIDA menggelar webinar diseminasi hasil kajian bertajuk “Model Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan pada Masyarakat Pinggiran Sungai di Kabupaten Banjar”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, (22/4/2026) pagi.
Webinar tersebut menghadirkan narasumber utama, Rika Vira Zwagery selaku Ketua Tim Peneliti, yang memaparkan hasil kajian secara komprehensif. Bertindak sebagai moderator, Juhairiyah, memandu jalannya diskusi dengan dinamis, sehingga suasana webinar tetap interaktif dan mudah dipahami oleh seluruh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang.

Dalam pemaparannya, Rika Vira Zwagery mengungkapkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak di masyarakat pinggiran sungai masih menghadapi berbagai tantangan. Faktor sosial, ekonomi, hingga budaya turut mempengaruhi peran ayah dalam kehidupan keluarga. Padahal, kehadiran ayah secara aktif dinilai memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak.
Lebih jauh, kajian ini juga menyoroti pentingnya membangun pola pengasuhan berbasis keluarga yang seimbang antara peran ibu dan ayah. Model yang direkomendasikan tidak hanya menempatkan ayah sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur pendidik, pelindung, dan sumber keteladanan bagi anak. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang lebih harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan dan tanggapan muncul dari peserta yang terdiri dari unsur perangkat daerah, akademisi, praktisi, hingga masyarakat umum. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu pengasuhan anak serta pentingnya peran ayah dalam keluarga.
Melalui kegiatan ini, Bapperida Kabupaten Banjar berharap hasil kajian yang telah disampaikan dapat menjadi referensi strategis dalam penyusunan kebijakan daerah. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan, sehingga tercipta generasi yang lebih berkualitas dan berdaya saing di masa depan.(Ione/Brigade Bapperida)
