Guna Wujudkan Keluarga Berkualitas, PUS di Simpang Empat Dibekali Edukasi Kespro dan MKJP
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
- dinsosppkb
- 3
KAB.BANJAR, INFO PUBLIK– Pemerintah Kabupaten Banjar melalui DinsosP3AP2KB Bidang Keluarga Berencana menggelar kegiatan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan yang berlokasi di Balai Penyuluh KB Kecamatan Simpang Empat ini menyasar Pasangan Usia Subur (PUS) sebagai peserta utama.
Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Kecamatan Simpang Empat, Norliana, bersama Kepala Bidang Keluarga Berencana, Hj. Salinah. Dalam sambutannya, ditekankan pentingnya perencanaan kehamilan untuk menciptakan fungsi reproduksi yang aman, bertanggung jawab, dan berkualitas.
Hj. Salinah, selaku narasumber pertama, memaparkan bahwa pemahaman Kespro bagi PUS sangat krusial untuk menjaga kondisi fisik, mental, dan sosial. Materi yang disampaikan meliputi:
● Perencanaan Kehamilan: Memilih waktu yang tepat dan mengatur jarak kelahiran anak.
● Pencegahan Penyakit: Edukasi mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) serta deteksi dini gangguan hormon.
● Kesiapan Ibu: Pemeriksaan kesehatan rutin dan kesiapan emosional bagi ibu hamil.
● Seksual Aman: Menekankan kesetiaan pada pasangan sah, komunikasi konsensual, serta menjaga kebersihan organ reproduksi.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Kasi Bina Kesertaan KB dan Kespro, Rinawati, yang mengupas tuntas mengenai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Beliau menjelaskan bahwa metode seperti IUD, Implan, serta sterilisasi (MOW & MOP) memiliki keunggulan lebih praktis, efisien, dan efektif untuk jangka waktu lebih dari tiga tahun.
"PUS diharapkan menjadi peserta aktif KB untuk mengatur jarak kelahiran. Usia aman untuk hamil berada pada rentang 20-35 tahun guna mengurangi risiko tinggi pada ibu," ujar Ibu Rinawati dalam materinya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan jumlah akseptor baru MKJP di Kecamatan Simpang Empat terus meningkat. Dengan perencanaan jumlah dan jarak kelahiran yang optimal, diharapkan keluarga-keluarga di wilayah tersebut dapat tumbuh menjadi keluarga yang lebih sejahtera dan berkualitas, baik secara sosial maupun ekonomi.
Agusto/Adam/Dinsos P3AP2KB
