Perawat RSUD Ratu Zalecha Kembali Terpilih Menjadi Petugas PPIH 2026
MARTAPURA,
InfoPublik — Kabar membanggakan kembali datang dari RSUD Ratu Zalecha
Martapura. Salah satu perawat terbaiknya, Suriadi kembali dipercaya menjadi
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun
1447 H/2026 M.
Suriadi yang
sehari-hari bertugas sebagai Perawat Instalasi Bedah Sentral (IBS) ini akan
mengemban amanah sebagai Petugas PPIH Kloter Embarkasi Banjarmasin (BDJ) Bidang
Kesehatan. Ia akan mendampingi jemaah haji asal Kabupaten Banjar yang tergabung
dalam Kloter BDJ 02 dengan jumlah 354 jemaah bersama 6 orang petugas PPIH
kloter.
Kepercayaan ini
menjadi bukti kompetensi, dedikasi, serta pengalaman Suriadi dalam bidang
pelayanan kesehatan. Sebelumnya, ia juga pernah menunaikan ibadah haji sebagai
jemaah pada Tahun 2023, sehingga memiliki pengalaman langsung dalam memahami
kebutuhan serta tantangan kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah
Suci.
Rencananya,
keberangkatan jemaah haji Kloter BDJ 02 dari Kabupaten Banjar menuju Asrama
Haji dijadwalkan pada Jumat, 24 April 2026, kemudian melanjutkan perjalanan
menuju Madinah pada Sabtu, 25 April 2026.
Direktur RSUD
Ratu Zalecha Arief Rachman menyampaikan
pesan dan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada tenaga
kesehatan rumah sakit. Keikutsertaan Suriadi sebagai petugas PPIH diharapkan
dapat membawa nama baik rumah sakit sekaligus memberikan pelayanan kesehatan
terbaik bagi jamaah haji.
“Kepercayaan ini
merupakan kebanggaan bagi RSUD Ratu Zalecha. Kami berharap Suriadi dapat
menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesehatan jamaah, serta
menjadi representasi tenaga kesehatan yang profesional, humanis, dan
berdedikasi tinggi,” ujarnya.
Penugasan ini
juga menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan RSUD Ratu Zalecha untuk
terus meningkatkan kompetensi dan siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan,
baik di tingkat daerah maupun nasional.
”Semoga seluruh jemaah
haji Kloter BDJ 02 diberikan kelancaran, kesehatan, serta kemudahan dalam
menjalankan rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji
yang mabrur,” tutupnya. (Brigade Humas Raza)
