Apel Hari Kartini RSUD Ratu Zalecha Martapura: Semangat Emansipasi Perempuan Menginspirasi Pelayanan Kesehatan
MARTAPURA,
InfoPublik — Nuansa kebaya dan busana adat mewarnai halaman Ruang Rawat Inap Ar
Raudhah saat seluruh jajaran karyawan RSUD Ratu Zalecha Martapura mengikuti
apel pagi dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Kegiatan ini
berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan, menjadi momentum untuk menumbuhkan
semangat perjuangan, kebersamaan, dan profesionalisme dalam memberikan
pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat, Selasa (21/4/2026).
Apel dipimpin
oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Wuri Lestari, yang bertindak sebagai
pembina apel. Sejak pagi, halaman apel dipenuhi karyawan dari berbagai unit
kerja yang tampil anggun dan kreatif mengenakan busana tradisional. Kehangatan
suasana terlihat dari antusiasme peserta apel yang mengikuti rangkaian kegiatan
dengan penuh semangat.
Sebagai bentuk
apresiasi, manajemen rumah sakit memberikan sejumlah penghargaan kepada
karyawan dan unit kerja berprestasi, yang menjadi momen paling dinantikan dalam
kegiatan tersebut.
Apresiasi Kostum
Terbaik. Sebanyak lima orang karyawan menerima souvenir sebagai pemenang kostum
terbaik. Penilaian didasarkan pada kreativitas, kerapian, serta kesesuaian
dengan tema Hari Kartini. Penghargaan ini diharapkan mampu meningkatkan
semangat kebersamaan sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap budaya
Indonesia.
Penghormatan Purna
Tugas. Momen haru juga terasa saat tiga orang pegawai menerima piagam purna
tugas sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian panjang mereka. Penyerahan
piagam ini menjadi simbol rasa terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan
kontribusi mereka dalam perjalanan pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Penghargaan
Ruangan Terbaik. Puncak apresiasi diberikan kepada Ruang As’sami yang berhasil
meraih kategori terbaik dalam pengelolaan obat pasien. Penghargaan ini menjadi
bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung implementasi akreditasi rumah
sakit yang bermutu, aman, dan berfokus pada keselamatan pasien.
Prestasi tersebut
menunjukkan keseriusan unit pelayanan dalam menjalankan standar pengelolaan
obat yang tepat, aman, serta sesuai regulasi, sehingga mampu meningkatkan mutu
layanan secara menyeluruh.
Kegiatan apel Hari Kartini ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat bahwa semangat perjuangan harus diwujudkan dalam kinerja sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh insan rumah sakit semakin termotivasi untuk bekerja dengan hati, menjaga mutu layanan, serta memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Peringatan Hari
Kartini tahun ini pun ditutup dengan penuh kebersamaan, meninggalkan semangat
baru bagi seluruh karyawan untuk terus melangkah maju, memberikan yang terbaik
bagi masyarakat, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada rumah
sakit. (Brigade Humas Raza)
