Dukung Program GATI, Dinsos P3AP2KB Banjar Gelar Kelas Orang Tua Hebat di Gambut dan Kertak Hanyar

BANJAR, InfoPublik – Dalam upaya memperkuat peran Ayah dalam pengasuhan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) bertajuk "Kelas Orang Tua Hebat", Senin (20/4/2026).

 

Kegiatan ini dilaksanakan secara khusus dalam rangka mendukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang merupakan salah satu program Quick Win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) untuk menciptakan ketahanan keluarga yang lebih inklusif.

 

Agenda edukasi ini menyasar para ayah di dua tempat pertama Balai Penyuluhan KB Kecamatan Gambut, kedua di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kertak Hanyar. Masing-masing lokasi dihadiri oleh 10 orang ayah yang antusias mengikuti materi, didampingi oleh Koordinator PKB masing-masing kecamatan beserta jajarannya.

 

Menyesuaikan dengan semangat Gerakan Ayah Teladan Indonesia, materi yang disampaikan fokus pada sisi emosional dan manajerial dalam rumah tangga:

Komunikasi Efektif dan Manajemen Konflik: Disampaikan oleh Kasi Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Ibu Sukini. Beliau memaparkan strategi meredam konflik domestik melalui pola komunikasi yang terbuka dan suportif.

 

Peran Ayah dalam Keluarga: Disampaikan oleh Staf Bidang Keluarga Berencana Agus Susanto, yang menyampaikan dari hati kehati sebagai sesama ayah bahwa keterlibatan aktif ayah secara fisik dan emosional adalah kunci tumbuh kembang anak yang optimal.

 

Koordinator PKB Kecamatan Kertak Hanyar, Magfirah menyampaikan kehadiran program GATI melalui Kelas Orang Tua Hebat ini sangat relevan dengan kebutuhan lapangan.

 

Magfirah menegaskan ingin mengubah paradigma bahwa urusan pengasuhan bukan hanya tugas ibu. Dengan dukungan penuh dari Dinsos P3AP2KB, kami berharap para ayah di kecamatan Kertak Hanyar bisa menjadi pelopor keluarga yang tangguh dan sejahtera.

 

"saya baru menyadari dari apa yang disampaikan salah satu pemateri tadi terkait waktu berharga yang dipunyai orang tua untuk anaknya itu terbatas, saya jadi ingat anak saya yang sebentar lagi akan menikah, sayang Cuma sedikit waktu yang sudah saya berikan untuknya. Mungkin saat pensiun nanti saya mau lebih banyak waktu sama cucu, untuk mengganti waktu yang lalu," ucap salah satu peserta penuh haru, Disesi curhat ayah.


Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan program strategis pusat (Kemendukbangga), kegiatan PPKS ini diharapkan mampu mencetak "Ayah-Ayah Teladan" di Kabupaten Banjar yang mampu menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan keluarga dan mampu mencetak generasi terbaik di masa depan. (Agusto/Adam/Dinsos P3AP2KB)



Komentar