Bekal Keterampilan Baru, Migran Purna Penempatan Ikuti Pelatihan Tata Boga di Desa Balau
KARANG INTAN, InfoPublik – Pemerintah Provinsi Kalimantan
Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus
mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para migran
Indonesia purna penempatan.
Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Pemberdayaan
Migran Indonesia Purna Penempatan melalui Program Latihan Tata Boga Tahun
Anggaran 2026 yang berlangsung di Desa Balau, Kecamatan Karang Intan, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal
21 hingga 23 April 2026 ini dihadiri oleh Kasi Ketentraman dan Ketertiban
(Trantib) Kecamatan Karang Intan, Nur Rasyid, sebagai bentuk dukungan
pemerintah kecamatan terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya para mantan
pekerja migran.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan
praktis di bidang tata boga, sehingga para peserta dapat mandiri secara ekonomi
dan membuka peluang usaha baru di daerah masing-masing.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi
Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program
ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian kepada
para migran yang telah kembali ke tanah air.
Ia juga menegaskan bahwa para migran purna penempatan
memiliki potensi besar untuk berkembang jika diberikan pelatihan yang
tepat.
“Kami ingin memastikan bahwa para purna migran tidak hanya
kembali, tetapi juga mampu bangkit dan berdaya di kampung halaman. Melalui
pelatihan tata boga ini, kami berharap mereka dapat membuka usaha mandiri dan
meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sektor kuliner memiliki peluang
pasar yang luas dan relatif mudah dikembangkan dengan kreativitas serta
inovasi.
Kasi Trantib Kecamatan Karang Intan, Nur Rasyid menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayah Kecamatan Karang
Intan.
Ia berharap pelatihan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal
oleh para peserta.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para purna migran. Semoga keterampilan
yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka usaha dan meningkatkan taraf
hidup,” tuturnya.
Ia juga mengajak peserta untuk serius mengikuti pelatihan
dan terus mengembangkan kemampuan setelah kegiatan selesai.
Kepala Desa Balau, H. Burhanuddin, menyambut baik
pelaksanaan kegiatan di desanya. Ia menilai program ini sangat relevan dengan
kebutuhan masyarakat saat ini.
“Kami merasa bangga Desa Balau menjadi lokasi kegiatan ini.
Semoga para peserta dapat menyerap ilmu dengan baik dan nantinya mampu
menciptakan peluang usaha baru di desa,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan
secara berkelanjutan.
Salah satu peserta pelatihan mengaku sangat antusias
mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru,
khususnya dalam mengolah berbagai jenis makanan yang memiliki nilai jual.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Ilmu yang
diberikan sangat bermanfaat dan kami berharap bisa langsung dipraktikkan untuk
memulai usaha kecil di rumah,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para migran purna penempatan mampu menjadi pelaku usaha mandiri yang produktif serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian lokal di wilayah Kecamatan Karang Intan.(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
