78 Admin Disumpah, RSUD Ratu Zalecha Teguhkan Benteng Kerahasiaan Rekam Medis

MARTAPURA, InfoPublik — Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura, Arief Rachman mengambil sumpah Kerahasiaan Informasi Rekam Medis 78 Tenaga Administrasi, di Aula Al Alim Lantai II VIP Intan Rsud Ratu Zalecha, Senin (20/4/2026).

 

Kegiatan ini dimaksudkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat budaya keamanan data dan etika profesi di lingkungan rumah sakit. Prosesi berlangsung tertib dan penuh makna, dipimpin oleh rohaniawan Ahmad Zabidi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar.

 

Direktur RSUD Ratu Zalecha, Arief Rachman menekankan bahwa tenaga administrasi memiliki peran yang sangat strategis dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Menurutnya, di balik pelayanan medis yang terlihat di garis depan, terdapat sistem administrasi yang menjadi penjaga keamanan data pasien.

 


“Rekam medis bukan sekadar dokumen, tetapi cerminan perjalanan kesehatan seseorang. Menjaganya berarti menjaga martabat pasien, menjaga kepercayaan keluarga, dan menjaga nama baik institusi,” tegasnya.

 

Arief juga mengingatkan bahwa di era digital, tantangan perlindungan data semakin kompleks. Sistem informasi yang semakin terintegrasi menuntut setiap petugas untuk memiliki kesadaran tinggi terhadap keamanan informasi.

 

”Oleh karena itu, sumpah kerahasiaan ini menjadi pengingat bahwa tanggung jawab tersebut melekat sepanjang masa kerja,” ujarnya.

 

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi aspek regulasi, tetapi juga membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan etika. Dengan pengambilan sumpah ini, manajemen berharap seluruh tenaga administrasi semakin memahami bahwa setiap berkas, setiap data, dan setiap informasi yang mereka kelola adalah amanah yang harus dijaga.

 


Salah satu peserta ditunjuk untuk jadi perwakilan mengikuti ikrar sumpah dengan penuh kesungguhan, menegaskan komitmen untuk menjaga kerahasiaan informasi pasien dalam setiap aktivitas pelayanan.

 

Melalui komitmen bersama, RSUD Ratu Zalecha terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis, tetapi juga oleh kuatnya perlindungan terhadap kerahasiaan pasien, (Brigade Humas Raza).


Komentar