BNN Provinsi Kalimantan Selatan Gelar Rapat Kerja Sinergi Pemberdayaan Alternatif di Kertak Hanyar

Kertak Hanyar, Banjar — Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan rapat kerja dalam rangka sinergi program pemberdayaan alternatif bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.(Selasa, 7 April 2026)

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Kabupaten Banjar, di antaranya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKPUMPP), Dinas Sosial (DINSOS), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP).

Turut hadir pula unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam), Lurah Kertak Hanyar 1, tokoh masyarakat, serta perwakilan Karang Taruna yang menjadi mitra strategis dalam mendukung program pemberdayaan di tingkat lokal.

Camat Kertak Hanyar, (GT. M. NOVIAR HIDAYAT), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan atas terselenggaranya kegiatan rapat kerja sinergi program pemberdayaan alternatif di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN Provinsi Kalimantan Selatan atas pelaksanaan kegiatan ini di Kecamatan Kertak Hanyar. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba serta membuka peluang pemberdayaan ekonomi warga,” ujarnya.

Selajutnya, Perwakilan Badan Narkotika Nasional,(Rahmadiansyah) menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Program pemberdayaan alternatif dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak peredaran narkoba.

“Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan program yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan penguatan ekonomi,” ungkapnya.

Rapat kerja tersebut juga membahas berbagai strategi implementasi program, mulai dari pemetaan potensi wilayah, penguatan UMKM, hingga dukungan data dan kebijakan dari masing-masing instansi terkait. Keterlibatan aktif seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh dan bebas dari pengaruh narkotika.

Pemerintah Kecamatan Kertak Hanyar menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program yang diinisiasi oleh BNN Provinsi Kalimantan Selatan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan generasi muda diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.

Melalui rapat kerja ini, diharapkan terbangun komitmen bersama serta langkah strategis yang terintegrasi dalam mendukung program pemberdayaan alternatif di Kecamatan Kertak Hanyar, guna menciptakan masyarakat yang berdaya saing dan terbebas dari ancaman narkotika.


Komentar