Respons Cepat Distan Banjar Atasi Teror Ulat Bulu di Mandiangin Barat
Menanggapi keresahan warga terkait serangan hama yang mulai merambah pemukiman, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian bergerak cepat melakukan monitoring dan penanganan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di Desa Mandiangin Barat Kecamatan Karang Intan, Kamis (26/3/2026).
Langkah sigap ini dipicu oleh aduan masyarakat yang melaporkan kemunculan koloni ulat bulu di sedikitnya empat rumah warga. Kehadiran hama ini memicu kekhawatiran, terutama terkait risiko kesehatan seperti iritasi kulit dan gatal-gatal yang mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari penghuni rumah.
Plt Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian, Abdul Basyid, yang memimpin langsung operasi di lapangan, menegaskan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi ekosistem dan kesehatan warga. Ia berharap melalui tindakan ini, siklus perkembangbiakan ulat bulu dapat segera diputus sehingga kondisi lingkungan kembali kondusif.
"Target utama kita adalah memastikan serangan OPT ini terkendali sepenuhnya dan tidak meluas ke area lain, sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan tenang tanpa rasa cemas," ujar Abdul Basyid.
Di lokasi terdampak, petugas pengendali OPT melakukan penyemprotan insektisida secara menyeluruh pada titik-titik yang menjadi sarang ulat bulu. Tak hanya melakukan penanganan langsung, Distan Banjar juga menyerahkan bantuan berupa paket insektisida dan herbisida kepada kelompok tani Usaha Baru Desa Lok Tangga sebagai langkah preventif dan mandiri jika di kemudian hari ditemukan gejala serangan serupa.
(Brigade Distan Syaripuddin)
