Sinergi Amankan Mudik Lebaran, Operasi Ketupat Intan 2026 Akan Berlangsung 13 Hari

MARTAPURA, InfoPublik – Kepolisian Resor (Polres) Banjar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2026, di halaman Mapolres Banjar, Kamis (14/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Fadli dan diikuti oleh personel Polri, TNI, organisasi kemasyarakatan serta unsur Pemerintah Kabupaten Banjar.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sekaligus memperkuat sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026.

Amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolres Banjar bahwa Operasi Ketupat tahun ini akan berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi. Kapolri juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24-25 Maret serta 28-29 Maret 2026. Untuk mendukung kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran, Polri menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu. Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti tempat ibadah, lokasi wisata, pusat perbelanjaan serta sarana transportasi.

Lebih lanjut, Kapolres Banjar menegaskan bahwa berdasarkan pemetaan kerawanan, sejumlah potensi gangguan kamtibmas perlu diantisipasi, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok. Upaya pencegahan akan dilakukan melalui patroli rutin yang melibatkan unsur pengamanan swakarsa di berbagai titik dan waktu rawan.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pendataan rumah kosong milik warga yang melaksanakan mudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan guna meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Ikhwansyah menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh unsur terkait menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama momentum Idulfitri.

Ia berharap melalui kolaborasi yang kuat antar instansi, pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman bersama keluarga. (Media Center Banjar/Fuad/Agusoke)


Komentar