Cetak Petani Milenial dari Pesantren, Distan Banjar Siapkan Program Baturai Intan 2026

MARTAPURA, InfoPublik – Dalam upaya memperkuat sektor agraris di daerah, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bidang Penyuluhan Pertanian menggelar rapat persiapan strategis terkait kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Petani Tahun 2026 di Aula Distan, Rabu (11/3/2026).

 

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan regenerasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan melalui program Batumbang Tani dan Baturai Intan. Pertemuan ini sebagai titik awal koordinasi sebelum program tersebut diimplementasikan secara luas di lapangan.

 

Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Pengembangan SDM serta jajaran Bidang Penyuluhan, Ketua Tim Kerja Kabupaten Banjar, hingga para Koordinator Penyuluh dan Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) dari 17 kecamatan Sekabupaten Banjar. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan strategi yang tepat sasaran dalam membina para petani di Kabupaten Banjar sepanjang tahun 2026 mendatang.

 

Dalam sambutan Kepala Dinas Pertanian melalui Plt Penyelenggaraan Penyuluh Pertanian, Marlena menyampaikan keterlibatan para santri merupakan upaya pengenalan sektor pertanian agar membentuk minat dan kemampuan berkerampilan yang bisa menjadi bekal mereka setelah terjun ke masyarakat. Langkah ini tidak lepas juga dalam mendukung program unggulan Kabupaten salah satu produk satu pesantren yaitu adanya kemandirian ekonomi perdagangan atau kewirausahaan.

 

"Kegiatan pembangunan tani yang telah dijalankan dan sekarang masih berlanjut diharapkan dapat memperoleh tidak hanya output berupa pelaksanaan kegiatannya, juga berdampak pada peningkatan nyata kesejahteraan petani dan kemandirian dalam pengelolaan aktif bisnis sampai sekarangan ini," katanya.

 

Harapannya ke depan semoga kegiatan yang akan berlanjut di sejumlah kecamatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan dukungan dari semua pihak yang terlibat di dalamnya. Pasca pelatihan ke depannya agar lebih ditingkatkan lagi komunikasi dan koordinasi yang dinamis dalam pengawalan, pendampingan, dan pembinaan kepada para petani yang telah mendapatkan pelatihan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar.

 

Kepala Seksi Pengembangan SDM, Purnama Sari menyampaikan program Batumbang Tani (Banjar Tumbuh Kembangkan Petani) menyasar petani muda secara umum serta Program Baturai Intan merupakan program penumbuhan dan pengembangan Petani bagi para santri, sejalan dengan karakter religius Kabupaten Banjar.

 

“Program Baturai Intan Tahun 2026 sudah dijadwalkan, mulai dari tempat pelaksanaan, peserta, sampai bimbingan teknis yang akan dilaksanakan seperti budidaya cabai,” katanya. (Brigade Distan Syaripuddin) 


Komentar