Kecamatan Aluh Aluh hadiri Rapat Pemantauan Perkembangan Politik Daerah Tahun 2026
BANJAR, InfoPublik - Kecamatan Aluh Aluh, M. mengikuti kegiatan Rapat Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banjar, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banjar, Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Banjar, Ketua KPU Kabupaten Banjar, Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, serta 20 Camat atau perwakilan kecamatan se-Kabupaten Banjar.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banjar Tofik Norman Hidayat. Dalam sambutannya pada kegiatan Rapat Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2026, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poli menyampaikan pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, dan ketertiban di daerah.
Ia menegaskan bahwa pemantauan perkembangan politik di daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi berbagai potensi permasalahan yang dapat mempengaruhi kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, serta pemerintah kecamatan sangat diperlukan agar setiap dinamika yang terjadi di masyarakat dapat terdeteksi sejak dini.
Kepala Bakesbangpol juga mengajak seluruh peserta rapat, khususnya para camat dan perwakilan kecamatan, untuk aktif menyampaikan berbagai informasi serta perkembangan situasi di wilayah masing-masing. Hal ini dinilai penting agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah yang tepat apabila ditemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat, baik yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi, lingkungan, maupun ketertiban umum, perlu menjadi perhatian bersama. Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan setiap permasalahan dapat dibahas secara terbuka sehingga dapat dicarikan solusi melalui koordinasi lintas instansi.
Di akhir penyampaiannya, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banjar berharap kegiatan rapat pemantauan ini dapat menjadi sarana memperkuat koordinasi dan komunikasi antarinstansi dalam rangka menjaga kondisi sosial politik di Kabupaten Banjar agar tetap aman, kondusif, dan terkendali.
Selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Banjar, Ketua KPU Kabupaten Banjar, serta Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar mengenai dinamika politik daerah, pengawasan pemilu, serta upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti oleh para peserta rapat untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang berkembang di wilayah masing-masing.
Dalam hasil rapat tersebut, beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain keberadaan orang asing, aktivitas pertambangan yang menimbulkan kesenjangan sosial, penurunan tanah akibat tambang bawah tanah (underground), aktivitas pendulangan intan yang menyebabkan pencemaran air, maraknya warung remang-remang, program MBG yang dinilai memiliki nilai menu yang rendah, serta keberadaan kandang babi yang mengganggu masyarakat dan tidak sesuai dengan aturan.
Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, pihak Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banjar menyampaikan bahwa semua isu yang muncul akan ditindaklanjuti dan dilaporkan sesuai dengan tugas dan fungsi (tusi) masing-masing instansi terkait, guna menjaga stabilitas sosial, keamanan, serta ketertiban di wilayah Kabupaten Banjar.
Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, serta pemerintah kecamatan dapat terus terjalin dengan baik dalam rangka memantau dan menjaga kondisi sosial politik agar tetap kondusif di Kabupaten Banjar. (IP/Brigade/Kec.AluhAluh)
