Disbudporapar Kabupaten Banjar Laksanakan Forum Perangkat Daerah dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027

Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melaksanakan Forum Perangkat Daerah sebagai bagian dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Jumat (20/2/2026).

Forum ini bertujuan menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan usulan Musrenbang RKPD, mempertajam indikator serta target kinerja, menyinergikan program antarperangkat daerah, serta menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan.

Forum dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Budporapar H. Irwan Jaya. Ia menyampaikan bahwa pada sektor Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata merupakan bidang yang memiliki peran penting dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya saing sekaligus Resilien. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan termasuk risiko bencana.

Sejalan dengan tema RKPD 2027 yaitu “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Berbasis Resilien Bencana untuk Pembangunan Berkelanjutan”, Disbudporapar Kabupaten Banjar menetapkan sejumlah tujuan dan sasaran, antara lain meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi kreatif, pelestarian budaya daerah, serta peningkatan prestasi pemuda dan olahraga.

Untuk mencapai sasaran tersebut, sejumlah program Rancangan Awal Rencana Kerja 2027 Disbudporapar Kabupaten Banjar disiapkan, meliputi pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan dan keolahragaan, pengembangan kebudayaan dan pembinaan sejarah, pelestarian serta pengelolaan cagar budaya, peningkatan daya tarik dan pemasaran destinasi pariwisata, serta pengembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hadir pada forum ini Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Dedi Nurmadi. Ia menekankan pentingnya optimalisasi peran Disbudpora sebagai sektor terdepan dalam pencapaian target kinerja. Ia menilai program yang disusun harus mampu menjawab permasalahan nyata serta memberikan dampak konkrit. 

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi dalam merumuskan program yang partisipatif, berbasis data, serta mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banjar.


Komentar