Camat Beruntung Baru Hadiri Konsultasi Publik AMDAL Cetak Sawah Rakyat Tahap III

BANJARBARU, InfoPublik - Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, bersama para Kepala Desa se-Kecamatan Beruntung Baru menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Cetak Sawah Rakyat Tahap III dalam rangka Penyusunan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Budidaya Tanaman Padi. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Roditha, Banjarbaru, Rabu (28/1/2026).

 

Konsultasi publik tersebut bertujuan menyelaraskan kebutuhan teknis pertanian dengan kearifan lokal masyarakat setempat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan dan perluasan areal persawahan di wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tim penyusun AMDAL, perwakilan kecamatan, hingga instansi terkait.

 

Kehadiran Camat Beruntung Baru Wahidin Noor mencerminkan dukungan aktif serta peran strategis pemerintah kecamatan dalam menyukseskan program Cetak Sawah Rakyat. Partisipasi ini juga menunjukkan tanggung jawab wilayah dalam memantau potensi dampak negatif, seperti risiko banjir dan kerusakan lingkungan, serta memastikan langkah mitigasi berjalan secara optimal.

 

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dokumen AMDAL merupakan landasan utama dalam pelaksanaan program cetak sawah rakyat agar tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

 

Ia juga menekankan bahwa pembangunan sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi harus menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam sebagai prinsip dasar pertanian berkelanjutan. Selain itu, optimasi lahan dinilai penting untuk mendukung ketahanan pangan yang lebih maju dan berkelanjutan.

 

Camat Beruntung Baru Wahidin Noor menyambut positif dan antusias program tersebut. Ia berharap konsultasi publik ini dapat mewujudkan kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat, serta menghasilkan perencanaan yang matang guna mendukung ketahanan pangan berkelanjutan, meminimalkan potensi konflik sosial, dan meningkatkan produktivitas pertanian. Program ini juga diharapkan mampu menjawab tantangan alih fungsi lahan dan perubahan iklim dalam jangka panjang.

 

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen AMDAL Cetak Sawah Rakyat untuk Budidaya Tanaman Padi oleh Camat Beruntung Baru, para Kepala Desa se-Kecamatan Beruntung Baru, serta pihak terkait lainnya.

 

Melalui konsultasi publik ini, diharapkan program cetak sawah dapat berjalan efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani, mempercepat realisasi ketahanan pangan berkelanjutan, serta memastikan pembangunan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


Komentar