
Pasar Thaibah dan Sukaramai Menjadi Target Tera Ulang Timbangan Tim DKUMPP Banjar
MARTAPURA, InfoPublik - Semangat gaspol melayani masyarakat, begitu pula yang diucapkan Kasi Tera, Tera Ulang dan Pengawasan DKUMPP Banjar Titin Hartati saat memimpin timnya melakukan pelayanan di Pasar Thaibah dan Sukaramai, Martapura, Senin (24/2/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari ini menyasar alat Ukur, Takar, Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP) pada pasar tradisional di wilayah Kabupaten Banjar.
Menurut Titin selama kegiatan pelayanan berjalan dengan lancar dan para pedagang sangat antusias dalam mengantarkan timbangannya.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian ada kali ini sebanyak 359 unit telah diperiksa dan diuji oleh tim dari Bidang Kemetrologian dan Bina Usaha," ujar Titin menjelaskan disela kegiatan pemeriksaan timbangan.
Dikatakan Titin, pengawasan juga berjalan lancar karena pedagang pemilik UTTP cukup kooperatif.
“Pasar Thaibah dan Sukaramai ini memang memiliki pedagang yang cukup banyak sehingga UTTP yang diantar untuk diperiksa juga cukup banyak, mengingat pemeriksaan dan pengujian rutin setiap tahun," terang Titin.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati berharap para pedagang untuk selalu mengikuti proses tera ulang ini agar alat ukur yang digunakan tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Tim dari UML Kabupaten Banjar juga selalu memberikan edukasi atau pemberian informasi kepada para pedagang mengenai pentingnya melakukan tera ulang secara berkala," ucap Made disela kesibukannya ditempat yang lain aktif memantau timnya.
Tak lupa Made berpesan mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan alat ukur yang telah di tera ulang atau terverifikasi.
Di lokasi yang sama salah satu pedagang Rahman (53) mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.
"Kami disini setiap tahunnya ikut memeriksakan timbangan jika ada pelayanan dari DKUMPP, saya terutama sangat terbantu bagaimana memastikan timbangan berfungsi dengan baik dan sesuai standar," tutur Rahman.
Adapun kegiatan pengawasan dan tera pasar tradisional angkatan I Tahun 2025 ini akan terus berlanjut hingga 28 Februari 2025.