
Gempur PMK dan LSD, Distan Banjar Kawal Kesehatan Sapi Peternak Sambung Makmur
MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) bekerja sama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sambung Makmur menggelar vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) serta monitoring ketersediaan sapi siap potong dan penggemukan di Desa Batu Tanam Kecamatan Sambung Makmur, Selasa (11/2/2025).
Kegiatan diawali dengan sosialisasi di ruang pelayanan Desa Batu Tanam yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Kepala UPTD RPH HM Taufik, Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Asep Yusup NS, Koordinator Balai dan PPL Sambung Makmur, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para peternak setempat.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan komprehensif kepada para peternak mengenai pentingnya vaksinasi PMK dan LSD, serta tata cara pelaksanaan vaksinasi. Memastikan ketersediaan sapi siap potong dan penggemukan yang memenuhi standar kesehatan dan kualitas yang baik.
Kepala Seksi Kesmavet, drh. Asep Yusup NS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor peternakan. "Kami ingin memastikan bahwa peternak di Kabupaten Banjar dapat beternak dengan aman dan nyaman, tanpa khawatir akan penyakit yang dapat menyerang ternak mereka," ujar Asep.
Asep juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa seluruh populasi ternak sapi di Kabupaten Banjar terlindungi dari PMK dan LSD. Ia juga mengimbau kepada para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak, serta segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan jika menemukan gejala penyakit pada ternak mereka.
"Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa sapi yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar kesehatan yang baik. Dengan demikian, kita dapat memastikan keamanan dan kualitas daging sapi yang dikonsumsi oleh masyarakat," ucap Asep.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan vaksinasi dan monitoring ketersediaan sapi siap potong dan penggemukan di kandang para peternak. Para petugas kesehatan hewan dari Distan dengan sigap memberikan vaksinasi kepada ternak sapi yang memenuhi syarat.
Para peternak menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Banjar atas perhatian yang diberikan kepada mereka. Selama kegiatan monitoring melakukan pemeriksaan langsung pada sapi siap potong dan penggemukan di berbagai peternakan di Desa Batu Tanam. Mereka memeriksa kondisi fisik sapi, serta melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan bahwa sapi tersebut bebas dari penyakit. (Brigade Distan Syaripuddin)