
Distan Banjar Gelar Vaksinasi PMK dan LSD serta Monitoring Sapi Siap Potong di Aranio
MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) bekerja sama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Aranio menggelar kegiatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) serta monitoring ketersediaan sapi siap potong di Desa Rantau Balai Kecamatan Aranio, Senin (10/2/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD RPH HM Taufik, tim dokter hewan, dan PPL Aranio. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan hewan ternak, mencegah penyebaran penyakit, serta memastikan ketersediaan sapi potong yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.
PMK dan LSD merupakan penyakit hewan menular yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi peternak. Oleh karena itu, vaksinasi merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit ini.
Dalam kegiatan ini, tim dokter hewan dari Distan melakukan vaksinasi PMK dan LSD kepada hewan ternak sapi milik peternak di Desa Rantai Balai. Vaksinasi ini dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan standar kesehatan hewan untuk memastikan efektivitas dan keamanan vaksin.
Selain vaksinasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memonitor ketersediaan sapi siap potong di Desa Rantai Balai. Monitoring ini penting untuk memastikan bahwa pasokan daging sapi di Kabupaten Banjar tetap terjaga dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tim dari Distan dan RPH melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sapi-sapi yang akan dipotong. Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik, kesehatan, dan umur sapi. Sapi-sapi yang memenuhi syarat kesehatan dan umur yang sesuai akan dicatat dan diidentifikasi sebagai sapi siap potong.
Kepala UPTD RPH HM Taufik, menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi PMK dan LSD serta monitoring ketersediaan sapi siap potong ini merupakan komitmen Distan untuk mendukung peternak dan menjaga ketersediaan pangan yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.
"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kesehatan hewan ternak dan memastikan ketersediaan daging sapi yang sehat dan berkualitas. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah kami untuk mencapai tujuan tersebut," kata Taufik.
Dengan adanya kegiatan vaksinasi PMK dan LSD serta monitoring ketersediaan sapi siap potong ini, diharapkan populasi hewan ternak di Kabupaten Banjar semakin sehat dan produktif. Selain itu, diharapkan ketersediaan daging sapi yang sehat dan berkualitas juga semakin meningkat, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. (Brigade Distan Syaripuddin)