
Jalin Kemitraan Sehat dan Optimal, Distan Monev Perkebunan Kelapa Sawit
MARTAPURA, InfoPublik - Dalam upaya meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usaha perkebunan kelapa sawit, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bidang Perizinan Usaha Pertanian menggelar monitoring dan evaluasi (monev) pembinaan di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Palmina Utama Julong Group, Desa Alalak Padang Kecamatan Cintapuri Darussalam, Sabtu (28/12/2024).
Kedatangan tim Distan disambut hangat pimpinan PT Palmina yang diwakili Manajer SSL Muhammad Musafak. Tim Distan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pertanian Banjar Warsita, Kabid Perizinan Usaha Pertanian H Abdul Basyid, Kasi Perizinan Distribusi Bahan Pertanian Lainnya Hidwar Kartika, Kasi Izin Usaha Peternakan Dewi Sari.
Kepala Distan Banjar Warsita menyampaikan pentingnya kegiatan monev ini untuk memastikan bahwa usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Banjar, apakah sudah betul-betul melaksanakan aturan yg berlaku sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Dinas Pertanian Kabupaten Banjar untuk terus mendukung dan membina perusahaan perkebunan agar dapat berjalan dan beroperasi secara optimal dan berkelanjutan," ujar Warsita.
Warsita berharap, melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar dapat terus memberikan dukungan yang maksimal kepada para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi PT Palmina Utama Julong Group dan seluruh pelaku usaha perkebunan di Kabupaten Banjar. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan," kata Warsita.
Sementara menurut Abdul Basyid pembangunan kebun masyarakat/ plasma yg telah dibangun oleh inti (pt. Palmina utama) diharapkan agar dapat dirawat dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat (anggota plasma) dapat betul-betul menikmati hasilnya, akhirnya pendapatan masyarakat sekitar jadi lebih meningkat lagi dan ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketimpangan kesejahteraan di perkebunan dan menjaga hubungan yang harmonis antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat di sekitarnya dengan tetap memperhatikan profitas dan keuntungan perusahaan perkebunan.
Sementara Manajer SSL PT Palmina Utama, Musafak mendampingi Distan pada saat pembinaan menyampaikan bahwa untuk tanaman kelapa sawit pada kebun plasma yang ada di Desa Makmur Karya seluas 303 ha dan Desa Alalak Padang seluas 552 ha
“Pertumbuhan tanaman kelapa sawit yang terlihat tidak sama disebabkan adanya penanaman baru, hal ini akibat dari Dampak Perubahan Iklim (DPI) yang menimbulkan banjir sehingga banyak tanaman yang mati, dimana kemudian tanaman yang mati diganti dengan tanaman yang baru (sulaman), hal ini menyebabkan pertumbuhan tanaman terlihat tidak sama,” ujar Musafak.
Kegiatan ini selain melihat pembangunan kebun masyarakat (plasma) juga dilakukan peninjauan ke pabrik CPO (Crude Palm Oil) milik PT Palmina Utama. (Brigade Distan Syaripuddin)