Lestarikan Warisan Budaya Banjar, Ketua DWP Kecamatan Sungai Pinang Hadiri “Manisnya Sulam Sugul Banjar”
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Sungai Pinang, Sri Nurhidayati Mawarta, menghadiri kegiatan “Manisnya Sulam Sugul Banjar” yang bertempat di Gedung Ballroom Hotel William Tandiono (Sky Convention Center), Jalan A. Yani Kilometer 11,8, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan, melestarikan, sekaligus mengembangkan sulam sugul sebagai kerajinan khas Banjar yang memiliki nilai seni, budaya, dan potensi ekonomi kreatif. Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 2 hingga 3 November 2026. Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan workshop pembuatan sulaman yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat proses dan teknik pembuatan sulam sugul. Sementara pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pameran hasil kerajinan kriya yang menampilkan berbagai karya sulaman khas Banjar. Ketua DWP Kecamatan Sungai Pinang, Sri Nurhidayati Mawarta, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah sekaligus memberikan ruang bagi para perajin untuk memperkenalkan hasil karya dan kreativitas mereka kepada masyarakat luas. Ia juga berharap kerajinan sulam sugul khas Banjar dapat terus dikembangkan dan semakin dikenal, khususnya oleh generasi muda, sehingga warisan keterampilan tradisional ini tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Pameran kerajinan kriya dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dan berhasil mencatat transaksi hingga ratusan juta rupiah. Capaian ini menunjukkan bahwa kerajinan tradisional tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga peluang ekonomi yang menjanjikan bagi para pelaku usaha dan perajin lokal. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, DWP Kecamatan Sungai Pinang turut memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah serta pengembangan kreativitas dan potensi kerajinan lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing.
