Kolaborasi Mahasiswa STIKes Intan Martapura dan RSUD Ratu Zalecha Gelar Penyuluhan Tanda dan Bahaya Hipertensi pada Ibu Hamil.

Bagikan ke WhatsApp Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.

MARTAPURA, InfoPublik – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners STIKes Intan Martapura menggelar penyuluhan kesehatan bagi pasien dan pengunjung di depan Poli Kandungan Ibu dan Anak (KIA) Instalasi Rawat Jalan RSUD Ratu Zalecha (Raza) Martapura, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini fokus mengedukasi para ibu hamil mengenai pentingnya mengenali Tanda dan Bahaya Hipertensi pada Ibu Hamil.


Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa hipertensi dalam kehamilan adalah kondisi peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg, terutama setelah usia kehamilan 20 minggu. Berbagai tanda bahaya yang wajib diwaspadai meliputi sakit kepala hebat, bengkak pada kaki, tangan, dan wajah, nyeri ulu hati, penglihatan kabur, mual dan muntah berlebihan, hingga risiko sesak napas dan kejang. Ibu hamil juga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, mengurangi konsumsi garam, serta rutin melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) guna mendeteksi komplikasi sejak dini.


Ketua Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Raza, Dwi Retmasushanty Arsini, menyambut positif kegiatan edukatif yang dibawakan oleh para ners muda tersebut.


"Hipertensi dalam kehamilan seringkali terjadi tanpa keluhan awal, namun dampaknya bisa sangat berbahaya bagi ibu dan janin. Melalui edukasi ini, kami berharap para ibu lebih peduli melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan tidak mengabaikan setiap gejala sekecil apa pun," tegas Dwi Retmasushanty Arsini.


Melalui kegiatan ini, para ibu hamil diingatkan agar senantiasa menjaga pola hidup sehat, rutin memantau tekanan darah dan kehamilan ke fasilitas kesehatan, serta segera mencari pertolongan medis apabila merasakan tanda-tanda bahaya. (Brigade Humas Raza)


Komentar