SMPN 1 Mataraman Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan, Perkuat Literasi Digital dan Pendidikan Antikorupsi
Bagikan ke WhatsApp
Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.
MATARAMAN, InfoPublik – SMP Negeri 1 Mataraman memperkuat pengembangan literasi digital dan pendidikan karakter melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Perpustakaan, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan sosialisasi Pendidikan Antikorupsi dan Bijak dalam Bermedia Sosial yang melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Perpustakaan.
Kerja sama ini berfokus pada pengembangan literasi digital dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, berbagi informasi, dan pengembangan kreativitas peserta didik. Selain itu, sosialisasi yang dilaksanakan menjadi upaya membekali siswa agar memiliki integritas serta mampu menggunakan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Dalam materi Pendidikan Antikorupsi, peserta didik diperkenalkan dengan nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas. Nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam perilaku sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, materi Bijak dalam Bermedia Sosial mengajak siswa memahami pentingnya etika berkomunikasi di ruang digital. Peserta didik diingatkan agar memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga privasi, menghindari hoaks, serta tidak melakukan perundungan siber.
Kepala SMPN 1 Mataraman, Abdul Basit menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah membentuk peserta didik yang berkarakter dan mampu menghadapi perkembangan teknologi secara positif.
“Kami berharap peserta didik tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam memanfaatkannya. Kejujuran, kemampuan menyaring informasi, dan etika berkomunikasi perlu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Abdul Basit, bersama perwakilan Perpustakaan, Mutiah.
Mutiah menyampaikan bahwa media sosial dapat menjadi sarana pendukung budaya literasi apabila dimanfaatkan secara tepat.
“Kami berharap media sosial tidak hanya digunakan untuk komunikasi dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang belajar, berbagi pengetahuan, serta mengembangkan kreativitas. Peserta didik perlu semakin cerdas memilah informasi dan menghasilkan konten yang positif,” ungkapnya.
Sinergi antara SMPN 1 Mataraman, Diskominfo, dan Perpustakaan diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan pendidikan karakter dan pengembangan literasi digital secara berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, cakap dalam memanfaatkan teknologi, serta bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.
