DWP Kecamatan Sungai Pinang Dukung Penguatan Program Pelayanan Kesehatan Reproduksi Perempuan
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Sungai Pinang, Sri Nurhidayati Mawarta, menghadiri Rapat Koordinasi Program Pelayanan Kesehatan Reproduksi terkait pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan Pap Smear yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar pada Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Candra Galuh Tri Ardiani, S.ST., MM, selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (P2PTM dan Keswa), sebagai pemateri yang menyampaikan materi mengenai pentingnya pelayanan kesehatan reproduksi perempuan, khususnya pemeriksaan IVA dan Pap Smear untuk mendukung deteksi dini kanker serviks.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pelayanan kesehatan reproduksi, sehingga edukasi dan pemeriksaan deteksi dini dapat semakin menjangkau perempuan di masyarakat.
Sri Nurhidayati Mawarta menyampaikan bahwa edukasi mengenai kesehatan reproduksi sangat penting untuk mendorong perempuan agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Menurutnya, pemahaman mengenai deteksi dini perlu terus ditingkatkan agar perempuan tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya pemeriksaan IVA dan Pap Smear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Kami berharap informasi yang diperoleh dapat diteruskan kepada anggota DWP dan masyarakat, sehingga kesadaran untuk menjaga kesehatan reproduksi semakin meningkat,” ungkap Sri Nurhidayati Mawarta.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan organisasi perempuan dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan perempuan, termasuk di wilayah Kecamatan Sungai Pinang.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan program pelayanan kesehatan reproduksi dapat berjalan semakin optimal dan mendorong perempuan untuk lebih proaktif menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan deteksi dini sesuai anjuran tenaga kesehatan.
