Dinas PUPRP Banjar Gelar Sosialisasi Implementasi dan Praktik Mini Kompetisi Pekerjaan Konstruksi E-Katalog Versi 6
MARTAPURA, InfoPublik - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas badan usaha di bidang jasa konstruksi terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik, Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Implementasi dan Praktik Mini Kompetisi Pekerjaan Konstruksi E-Katalog Versi 6.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 (Hari) hari dimulai Selasa, 27 Oktober 2026 hingga 29 Oktober 2026 bertempat di Aula Mandiri Lantai III Kantor Dinas PUPRP Kabupaten Banjar. Kegiatan ini menyasar badan usaha yang bekerja sama dengan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, khususnya badan usaha yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan perlu memahami mekanisme pengadaan melalui sistem katalog elektronik versi terbaru.
Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Raden Rara Dian Parwatisari, didampingi Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi, Hj. Farida Purnamawati. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Muhammad Kasman, dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
Pelaksanaan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pemahaman para pelaku usaha konstruksi mengenai implementasi E-Katalog Versi 6, terutama terkait mekanisme mini kompetisi dalam proses pemilihan penyedia pekerjaan konstruksi. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tahapan pelaksanaan, tata cara penggunaan sistem, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar proses pengadaan dapat dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Meningkatkan Pemahaman Badan Usaha terhadap E-Katalog Versi 6
Perkembangan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah menuntut seluruh pihak yang terlibat untuk terus menyesuaikan diri dengan penerapan teknologi digital. Pemanfaatan sistem elektronik dalam proses pengadaan merupakan bagian dari upaya mendorong proses kerja yang lebih efektif, meningkatkan keterbukaan informasi, serta memudahkan pelaksanaan tahapan pengadaan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
E-Katalog merupakan salah satu instrumen dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah yang menyediakan informasi mengenai produk dan jasa yang ditawarkan melalui platform elektronik. Dalam pengadaan pekerjaan konstruksi, pemanfaatan katalog elektronik perlu didukung pemahaman yang memadai, baik dari sisi pengguna maupun penyedia, agar setiap tahapan dapat dilaksanakan dengan benar.
Melalui implementasi E-Katalog Versi 6, badan usaha perlu memahami mekanisme penggunaan sistem, persyaratan yang harus dipenuhi, serta prosedur yang berkaitan dengan penawaran dan proses kompetisi. Pemahaman tersebut menjadi penting agar badan usaha dapat mengikuti proses pengadaan secara profesional, mulai dari mempersiapkan dokumen yang diperlukan hingga menjalankan tahapan pemilihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, sosialisasi yang diselenggarakan oleh Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRP Kabupaten Banjar ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi badan usaha untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi penerapan sistem pengadaan elektronik, khususnya pada pekerjaan konstruksi.
Praktik Mini Kompetisi sebagai Sarana Pembelajaran
Selain memberikan pemahaman mengenai implementasi E-Katalog Versi 6, kegiatan ini juga menitikberatkan pada praktik mini kompetisi pekerjaan konstruksi. Materi praktik tersebut menjadi bagian penting dalam membantu peserta memahami penerapan mekanisme kompetisi melalui sistem elektronik.
Mini kompetisi merupakan mekanisme pemilihan penyedia di antara pelaku usaha yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku pada sistem pengadaan. Dalam pelaksanaannya, pemahaman terhadap tahapan kompetisi, persyaratan penyedia, penyampaian penawaran, serta ketentuan teknis yang relevan menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Melalui praktik yang diberikan dalam kegiatan sosialisasi, peserta diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai proses yang harus dilalui saat mengikuti mini kompetisi pekerjaan konstruksi. Pendekatan melalui praktik juga diharapkan membantu peserta mengenali tahapan penggunaan sistem sekaligus memahami pentingnya ketelitian dalam menyiapkan informasi dan dokumen yang diperlukan.
Bagi badan usaha yang bekerja sama dengan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, pemahaman terhadap proses tersebut merupakan bekal penting untuk meningkatkan kesiapan dalam mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi melalui katalog elektronik. Dengan demikian, badan usaha diharapkan tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran untuk mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengadaan elektronik. Apabila terdapat kendala dalam memahami prosedur atau penggunaan sistem, sosialisasi dan praktik dapat menjadi sarana untuk memperjelas informasi melalui penjelasan narasumber serta diskusi dengan peserta.
Peran Narasumber dalam Memberikan Pemahaman Teknis
Untuk mendukung pencapaian tujuan kegiatan, panitia menghadirkan Muhammad Kasman, S.P., M.P., dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai narasumber.
Kehadiran narasumber dari unsur pengadaan barang dan jasa di tingkat provinsi diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai implementasi sistem pengadaan elektronik serta mekanisme mini kompetisi pekerjaan konstruksi. Materi yang disampaikan menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman peserta terhadap prosedur pengadaan yang perlu diperhatikan oleh badan usaha.
Dalam pelaksanaan pengadaan pemerintah, kesesuaian terhadap ketentuan dan kelengkapan persyaratan merupakan aspek yang penting. Oleh karena itu, pemahaman mengenai proses dan tata cara penggunaan sistem perlu terus ditingkatkan agar badan usaha dapat menjalankan perannya secara profesional dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik ini, peserta diharapkan memiliki kesempatan untuk memperdalam pengetahuan mengenai proses pengadaan melalui E-Katalog Versi 6 serta memahami hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan mini kompetisi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu badan usaha mempersiapkan diri dengan lebih baik ketika mengikuti proses pengadaan pekerjaan konstruksi.
Komitmen Meningkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Jasa Konstruksi
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRP Kabupaten Banjar dalam mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha jasa konstruksi, khususnya dalam menghadapi perkembangan sistem pengadaan pemerintah berbasis elektronik.
Badan usaha jasa konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah. Kesiapan badan usaha dalam memahami prosedur pengadaan, memenuhi persyaratan, serta menggunakan sistem elektronik dengan benar menjadi salah satu aspek yang mendukung kelancaran proses pengadaan pekerjaan konstruksi.
Melalui peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan terbangun kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dan badan usaha mengenai pelaksanaan pengadaan melalui E-Katalog Versi 6. Kesamaan pemahaman diperlukan agar setiap pihak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan, sekaligus meminimalkan kesalahan dalam memahami prosedur yang berlaku.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong badan usaha untuk terus meningkatkan profesionalisme, ketelitian, dan kesiapan dalam mengikuti perkembangan kebijakan serta teknologi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dengan pemahaman yang memadai, pelaku usaha diharapkan mampu mengikuti proses pengadaan secara tertib dan berkompetisi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Pelaksanaan kegiatan selama 3 (Tiga) hari memberikan ruang bagi penyampaian materi dan pendalaman pemahaman peserta mengenai implementasi sistem serta praktik mini kompetisi. Dengan adanya kegiatan yang terstruktur, peserta diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dan memahami materi yang disampaikan sesuai dengan agenda kegiatan.
Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRP Kabupaten Banjar diharapkan dapat terus mendorong kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha jasa konstruksi agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan sistem pengadaan pemerintah. Upaya tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan badan usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui sosialisasi ini, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar berharap pemahaman badan usaha terhadap implementasi E-Katalog Versi 6 dan mekanisme mini kompetisi pekerjaan konstruksi semakin meningkat. Dengan demikian, para pelaku usaha diharapkan dapat berpartisipasi dalam proses pengadaan secara lebih siap, profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Dinas PUPRP Kabupaten Banjar melalui Bidang Bina Jasa Konstruksi untuk terus memperkuat pembinaan sektor jasa konstruksi serta mendukung pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi yang tertib dan akuntabel guna menunjang pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjar. (Tyo_ Brigade PUPRP)
