BPBD Kabupaten Banjar Bersama Unsur Gabungan Padamkan Karhutla 0,9 Hektare Di Desa Pembantanan

Sungai Tabuk, InfoPublik — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan berhasil melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (21/10/2026).

Penanganan berlangsung selama kurang lebih tiga jam, mulai pukul 16.17 hingga 19.19 Wita. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,9 hektare, dengan sekitar 0,5 hektare berhasil dipadamkan.

Kebakaran terjadi pada lahan kosong dengan kondisi tanah semi gambut yang ditumbuhi semak belukar, pohon galam, dan pohon rumbia. Lokasi kebakaran berada di sekitar permukiman warga sehingga diperlukan upaya penanganan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan, koordinasi, serta kerja sama yang solid antara petugas gabungan dan masyarakat, terutama ketika kebakaran terjadi di kawasan yang berdekatan dengan permukiman.

Ia menyampaikan bahwa petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga melaksanakan asesmen, pemantauan lokasi, dan koordinasi antarpersonel untuk memastikan penanganan berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa akses menuju lokasi kebakaran yang cukup sulit. Meski demikian, BPBD Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan terus melakukan upaya penanganan hingga kondisi kebakaran dinyatakan padam pada pukul 19.19 Wita.

Unsur yang terlibat dalam penanganan tersebut meliputi BPBD Kabupaten Banjar, BPK Sabilal Wustho, BPK Kulawarga, BPK Swasta, serta masyarakat setempat.

Setelah pemadaman, pemantauan tetap menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat karakteristik lahan semi gambut berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di lingkungan sekitar.

Kolaborasi antara pemerintah, relawan pemadam kebakaran, dan masyarakat diharapkan terus terjaga untuk mencegah meluasnya karhutla serta melindungi lingkungan dan permukiman warga di Kabupaten Banjar.


Komentar