BPBD Kabupaten Banjar Bersama Unsur Gabungan Tangani Karhutla Di Gudang Tengah, Api Dekati Permukiman Warga
Sungai Tabuk, Rabu, 21 Oktober 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Martapura Lama, Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (21/10/2026).
Penanganan kebakaran berlangsung mulai pukul 13.25 hingga 14.22 Wita. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,6 hektare, dengan sekitar 0,3 hektare berhasil dipadamkan.
Kebakaran terjadi pada lahan kosong dengan kondisi tanah semi gambut yang ditumbuhi semak belukar dan pohon galam. Lokasi kebakaran juga berada di dekat permukiman warga sehingga memerlukan penanganan dan pemantauan secara intensif untuk mengantisipasi potensi penjalaran api. Hingga penanganan selesai, kondisi lokasi masih berasap dan penyebab kebakaran belum diketahui.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa penanganan karhutla memerlukan kerja sama dan koordinasi yang baik antara BPBD, unsur relawan pemadam kebakaran, serta masyarakat, terutama ketika kebakaran terjadi di sekitar permukiman.
Menurutnya, upaya pemadaman tidak hanya difokuskan pada pengendalian api, tetapi juga dilanjutkan dengan pemantauan pascapemadaman guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya pada lahan dengan karakteristik semi gambut.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala berupa sulitnya memperoleh air untuk mendukung pemadaman. Meski demikian, BPBD Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan terus melakukan upaya penanganan sesuai kondisi di lapangan.
Unsur yang terlibat dalam penanganan tersebut meliputi BPBD Kabupaten Banjar, BPK Sabilal Wustho, BPK Kulawarga, BPK Swasta, serta masyarakat setempat.
Petugas juga melaksanakan asesmen dan pemantauan lokasi, berkoordinasi dengan seluruh unsur gabungan, melakukan pemadaman, serta melanjutkan pemantauan pascapemadaman untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Sinergi antara petugas gabungan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran serta melindungi permukiman dan lingkungan dari ancaman karhutla.
