Dukung Digitalisasi Perlindungan Sosial, Kecamatan Beruntung Baru Perkuat Kesiapan Pelayanan Masyarakat
BERUNTUNG BARU – Digitalisasi perlindungan sosial menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong penyaluran bantuan yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Selasa (20/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Beruntung Baru diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos), Khairil Anwar, bersama perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.
Rakor ini menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyamakan pemahaman mengenai kebijakan dan pelaksanaan Perlinsos Digital Tahun 2026. Pembahasan juga diarahkan pada penguatan peran masing-masing perangkat daerah dalam menyosialisasikan program, memberikan pendampingan kepada masyarakat, serta mengantisipasi kendala teknis dalam penerapan sistem perlindungan sosial berbasis digital.
Transformasi digital dalam bidang perlindungan sosial diharapkan dapat mendukung proses pendataan dan penyaluran bantuan agar semakin tertib dan sesuai dengan kriteria penerima. Namun, keberhasilan penerapannya tidak hanya bergantung pada sistem teknologi, tetapi juga pada kesiapan aparatur serta pemahaman masyarakat terhadap mekanisme yang berlaku.
Dalam hal ini, pemerintah kecamatan memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayahnya. Sosialisasi yang tepat serta pendampingan secara langsung diperlukan agar masyarakat dapat memahami informasi terkait Perlinsos Digital dan mengikuti prosedur yang ditetapkan.
Melalui keikutsertaan dalam rakor tersebut, Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mendukung penguatan koordinasi dengan perangkat daerah terkait guna mempersiapkan pelaksanaan program perlindungan sosial berbasis digital di tingkat kewilayahan.
Sinergi lintas sektor diharapkan mampu meminimalkan kendala dalam pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat. Dengan demikian, digitalisasi perlindungan sosial di Kabupaten Banjar diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan. (IP Beruntung Baru Brigade Informasi RA)
