Angkat Budaya Banjar, SMPN 1 Telaga Bauntung Gelar Olimpiade Numerasi Berbasis Digital
TELAGA BAUNTUNG, InfoPublik – SMP Negeri 1 Telaga Bauntung menggelar Lomba Numerasi Tahun 2026 dengan mengusung tema digitalisasi pembelajaran di Laboratorium IPA sekolah, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengembangkan kemampuan numerasi, penalaran kritis, dan kreativitas murid dengan memanfaatkan teknologi digital serta mengaitkan materi matematika dengan kehidupan sehari-hari.
Kompetisi tersebut diikuti perwakilan dari setiap kelas, masing-masing mengirimkan lima murid untuk berpartisipasi. Terdapat lima cabang lomba yang diselenggarakan, yakni Olimpiade Numerasi berbasis Wayground, Operasi Numerasi berbasis Kahoot, Lomba Infografis Numerik, Lomba Detektif Data, dan Lomba Kreator Konten Numerasi. Ragam kompetisi ini memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kemampuan berhitung, mengolah informasi, dan menyampaikan gagasan secara kreatif.
Kepala SMPN 1 Telaga Bauntung, Sugeng Riyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi penerapan pembelajaran mendalam yang menyenangkan dan relevan dengan pengalaman murid. “Kami ingin mengintegrasikan budaya kultural lokal Banjar dengan teknologi modern. Pendekatan pembelajaran mendalam berbasis digital ini membuat pengalaman belajar murid menjadi lebih berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan karena matematika terkait dengan kehidupan sehari-hari mereka, yaitu budaya Banjar,” ujarnya.
Penggunaan platform digital seperti Wayground dan Kahoot turut memberikan pengalaman belajar yang interaktif. Murid ditantang menyelesaikan soal yang membutuhkan penalaran dan pemahaman kontekstual, sementara kategori infografis, detektif data, dan kreator konten memberi ruang untuk mengolah serta menyajikan informasi numerik dalam bentuk yang menarik.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka dalam mengikuti setiap tantangan. Uzliya An Nazmi, murid kelas VII yang mengikuti kategori Olimpiade Numerasi berbasis Wayground dan Kahoot, mengaku tertarik dengan bentuk soal yang disajikan. “Soal-soalnya sangat menantang karena tipenya HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan kontekstual. Uniknya, semua soal dikaitkan dengan budaya Banjar yang dekat dengan kehidupan kami sehari-hari. Rasanya tegang, tetapi seru sekali karena dikerjakan secara digital menggunakan Wayground dan Kahoot!” ungkapnya.
Pelaksanaan lomba ini juga mendukung program unggulan sekolah, yaitu GALAKSI (Gerakan Literasi Kritis, Numerasi, dan Asah Kreativitas Murid). Program tersebut menjadi salah satu upaya membiasakan murid berpikir kritis, mengembangkan keterampilan numerasi, serta menghasilkan karya kreatif. Penguatan budaya lokal dan pembelajaran berbasis proyek turut memberi ruang bagi murid untuk menghubungkan pengetahuan dengan persoalan nyata di lingkungan mereka.
SMPN 1 Telaga Bauntung berharap kegiatan numerasi berbasis digital dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari inovasi pembelajaran di sekolah. Perpaduan teknologi, penalaran, kreativitas, dan kearifan lokal diharapkan mampu membentuk murid yang cakap numerasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap mengenal dan menghargai budaya daerah.
