Disdik Banjar Dorong Transformasi Digital dan Penguatan BOS Kinerja di Satuan Pendidikan

CINTAPURI DARUSSALAM, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar terus mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola sekolah melalui penguatan kompetensi satuan pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Implementasi Tiga Digitalisasi Pembelajaran serta Penilaian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMPN 1 Mataraman, Kamis (15/10/2026).

Bimtek tersebut menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan dana sekolah secara transparan dan akuntabel.

Kabid Pembinaan SMP Disdik Banjar, Darmina, S.Pd., M.Pd., hadir memberikan arahan sekaligus menekankan pentingnya transformasi digital dalam penyelenggaraan pendidikan. Turut mendampingi dan menyampaikan materi, Aulia, Herlina, S.Pd., M.Pd., serta Amrullah, S.Pd. dari jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Dalam pemaparannya, Darmina menjelaskan bahwa penguatan digitalisasi mencakup pemanfaatan teknologi dalam administrasi sekolah, pelaksanaan pembelajaran di kelas, serta pelaporan dan evaluasi hasil belajar peserta didik. Ketiga aspek tersebut perlu diterapkan secara terpadu agar teknologi dapat membantu meningkatkan efektivitas kerja pendidik dan tenaga kependidikan serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih optimal bagi siswa.

Selain membahas digitalisasi, peserta juga mendapatkan materi mengenai penilaian BOS Kinerja, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan yang berorientasi pada capaian nyata satuan pendidikan. Pengelolaan dana yang tertib, transparan, dan akuntabel diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan serta mendorong sekolah melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Salah satu peserta dari SMPN 2 Cintapuri Darussalam, Robet, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan tambahan pemahaman mengenai penerapan teknologi dan pengelolaan dana pendidikan. “Digitalisasi bukan lagi sekadar keinginan, melainkan keharusan yang harus segera kita wujudkan di sekolah. Begitu pula dengan pengelolaan BOS, harus semakin tertib, transparan, dan benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kualitas belajar siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Windha berharap materi yang diperoleh dapat diterapkan secara bertahap sesuai kebutuhan sekolah. “Kami siap menjadi garda terdepan dalam penerapan digitalisasi pembelajaran di SMPN 2 Cintapuri Darussalam. Semoga langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi masa depan anak-anak kita,” tuturnya. Diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif turut memperkaya pemahaman peserta melalui pertukaran pengalaman antarsekolah. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam pengembangan pembelajaran dan tata kelola sekolah yang semakin berkualitas di Kabupaten Banjar.


Komentar