Sinergi Aparat dan Sekolah, Bhabinkamtibmas Astambul Dorong Pelajar Jadi Generasi Beretika dan Tertib Berlalu Lintas

ASTAMBUL, InfoPublik – Pembinaan karakter dan kedisiplinan pelajar terus diperkuat di lingkungan satuan pendidikan. Hal tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Aiptu Sofyan saat bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan upacara bendera dan apel pagi gabungan SMPN 4 Astambul bersama MI Darul Ma’arif, Senin (5/9/2026).

Kegiatan yang diikuti peserta didik kelas 1 hingga kelas 9 tersebut turut dihadiri Babinsa Bripka Suryana, Plh. Kepala SMPN 4 Astambul Sri Utami, Kepala MI Darul Ma’arif Taminna Nailah, serta jajaran dewan guru. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan penguatan karakter dan kesadaran kepada pelajar dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam amanatnya, Aiptu Sofyan mengingatkan pentingnya etika dalam berinteraksi, baik kepada guru, orang tua maupun sesama pelajar. “Anak-anak harus membiasakan diri untuk menghormati guru dan orang tua, menjaga sikap kepada sesama, serta menaati aturan yang berlaku. Etika dan kedisiplinan merupakan bekal penting untuk meraih masa depan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, khususnya perundungan atau bullying dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh peserta didik untuk belajar, berkembang, dan membangun persaudaraan.

Keselamatan berlalu lintas turut menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Aiptu Sofyan mengajak pelajar meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas dengan mematuhi aturan, mengutamakan keselamatan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan harus menjadi yang utama. Patuhi aturan lalu lintas dan jangan melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Pesan pembinaan tersebut kemudian diperkuat dengan koordinasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pihak sekolah. Koordinasi mencakup pembinaan karakter secara rutin, peningkatan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta penguatan komunikasi antara sekolah dengan aparat setempat.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat membentuk pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki etika, disiplin, kepedulian terhadap sesama, serta kesadaran yang tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas. Lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang bertanggung jawab dan berkarakter.


Komentar