Perkuat Pengelolaan Keuangan Desa, 12 Desa Beruntung Baru Ikuti Bimtek Siskeudes 2.0.9

BERUNTUNG BARU — Pengelolaan keuangan desa kini semakin membutuhkan ketelitian dan kemampuan aparatur dalam mengikuti perkembangan sistem digital. Untuk memperkuat kapasitas tersebut, 12 desa se-Kecamatan Beruntung Baru mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Versi 2.0.9 Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Bimtek dilaksanakan bagi Kaur Keuangan dan Operator Siskeudes desa dan berlangsung di Hotel Treepark, Jalan A. Yani Km 7, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai sesuai pembagian angkatan peserta.

Khusus Kecamatan Beruntung Baru, peserta tergabung dalam Angkatan IV, yang terdiri atas Desa Pindahan Baru, Jambu Burung, Rumpiang, Handil Purai, Muara Halayung, Jambu Raya, Haur Kuning, Babirik, Lawahan, Salat Makmur, Kampung Baru, dan Tambak Padi.

Keikutsertaan 12 desa tersebut merupakan tindak lanjut surat DPMD Kabupaten Banjar Nomor 400.10.2.4/817/DPMD/2026 tanggal 21 September 2026. Melalui surat tersebut, setiap Pembakal diminta menugaskan Kaur Keuangan dan/atau Operator Siskeudes untuk mengikuti Bimtek.

Bimtek Siskeudes Versi 2.0.9 dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memahami dan menggunakan aplikasi yang mendukung pengelolaan keuangan desa.

Pembaruan aplikasi menuntut operator untuk memahami perubahan sistem agar proses pengelolaan dan administrasi keuangan desa dapat dilakukan secara tepat. Karena itu, kegiatan Bimtek menjadi ruang pembelajaran sekaligus penyamaan pemahaman bagi aparatur desa.

Bagi Kecamatan Beruntung Baru, penguatan kapasitas operator Siskeudes merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang tertib. Kemampuan teknis yang baik diharapkan dapat membantu desa dalam menjalankan administrasi keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengelolaan keuangan desa bukan hanya berbicara mengenai angka, tetapi juga menyangkut proses administrasi yang harus dilakukan secara cermat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sinilah peran Kaur Keuangan dan Operator Siskeudes menjadi penting. Pemahaman terhadap sistem membantu aparatur desa menjalankan proses administrasi secara lebih terarah, sementara ketelitian dalam setiap tahapan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pengelolaan keuangan desa.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mendorong seluruh desa agar terus meningkatkan kompetensi aparatur dan memanfaatkan kegiatan peningkatan kapasitas sebagai kesempatan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Melalui Bimtek ini, pengetahuan yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan di masing-masing desa, sehingga pengelolaan keuangan dapat berlangsung secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

Pada akhirnya, penguatan kapasitas aparatur desa bukan sekadar meningkatkan kemampuan mengoperasikan sebuah aplikasi. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang semakin profesional dan mampu mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

(IP Beruntung Baru/ Brigade Informasi RA)


Komentar