Pembakal se-Kecamatan Beruntung Baru Ikuti Sosialisasi Lomba TTG Kabupaten Banjar 2026
BERUNTUNG BARU — Upaya mendorong desa agar semakin inovatif dan mampu mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat terus dilakukan. Salah satunya melalui Sosialisasi Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembakal se-Kecamatan Beruntung Baru sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi dan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna di desa.
Sosialisasi yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung pengembangan Teknologi Tepat Guna di desa sekaligus meningkatkan kapasitas pendamping desa terhadap penerapan dan pemanfaatannya.
Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur yang berkaitan dengan pengembangan TTG di Kabupaten Banjar, di antaranya Pembakal se-Kabupaten Banjar, Pendamping Desa (PD) se-Kabupaten Banjar, Pengurus Posyantek Kahelaan, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) PIC TTG Kabupaten Banjar.
Bagi Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru, kehadiran para Pembakal dalam kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas wawasan dan menggali peluang inovasi yang dapat dikembangkan di masing-masing desa.
Teknologi Tepat Guna pada dasarnya tidak selalu harus berupa teknologi yang kompleks. Teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, sesuai kebutuhan, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat juga dapat menjadi bagian dari inovasi desa.
Melalui sosialisasi ini, para Pembakal mendapatkan informasi terkait pelaksanaan Lomba TTG Kabupaten Banjar Tahun 2026, sekaligus pemahaman mengenai pentingnya mendorong kreativitas masyarakat dalam menghasilkan teknologi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertukar informasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa, pendamping desa, dan unsur masyarakat dalam mengembangkan inovasi berbasis desa.
Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mendorong agar hasil dari sosialisasi tersebut dapat ditindaklanjuti di tingkat desa dengan menggali berbagai potensi dan kreativitas masyarakat. Inovasi yang lahir dari desa diharapkan tidak hanya menjadi karya untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga dapat diterapkan dan memberikan manfaat secara langsung dalam kehidupan masyarakat.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, desa diharapkan semakin mampu menemukan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, sederhana, dan berkelanjutan.
(IP Beruntung Baru/ Brigade Informasi RA)
