DKPP Banjar Gelar Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal di Desa Mandiangin Timur
KARANG INTAN, InfoPublik — Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal Tahun 2026, Kamis (1/10/2026), di Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DKPP Kabupaten Banjar dalam mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk olahan yang bernilai tambah, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat desa.
Kegiatan dibuka oleh Kepala DKPP Banjar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Alfian Noor. Kegiatan turut dihadiri Kepala Desa Mandiangin Timur Ahmad Sairi beserta jajaran serta kelompok UMKM Desa Mandiangin Timur.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mandiangin Timur Ahmad Sairi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DKPP Kabupaten Banjar yang telah melaksanakan kegiatan bimbingan teknis di Desa Mandiangin Timur.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM Desa Mandiangin Timur, untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah bahan pangan lokal. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan menjadi usaha yang dapat meningkatkan pendapatan serta perekonomian masyarakat desa,” ujar Ahmad Sairi.
Ahmad Sairi juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menghadirkan berbagai inovasi pengolahan pangan lainnya. Menurutnya, potensi bahan pangan lokal yang ada di desa perlu terus dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, DKPP Kabupaten Banjar menghadirkan Ibu Siti Mardiah, praktisi di bidang kuliner, sebagai narasumber. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengembangan produk UMKM.
Adapun praktik pengolahan pangan yang dilakukan adalah pembuatan kue bolu berbahan dasar labu kuning. Pemanfaatan labu kuning sebagai bahan pangan lokal menjadi salah satu alternatif untuk menciptakan produk olahan yang menarik, memiliki nilai tambah, serta berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha masyarakat.
Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Kabupaten Banjar, Alfian Noor, menyampaikan bahwa pemanfaatan bahan pangan lokal perlu terus didorong agar masyarakat mampu mengolah potensi yang tersedia di daerah menjadi produk pangan yang bernilai ekonomi.
“Kami berharap melalui kegiatan bimbingan teknis ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang berkualitas, sehingga nantinya dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik yang diberikan oleh narasumber. Melalui praktik pembuatan kue bolu berbahan dasar labu kuning, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas serta menciptakan berbagai inovasi produk pangan berbasis bahan lokal.
Kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Pangan Berbasis Bahan Lokal Tahun 2026 di Desa Mandiangin Timur diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk yang aman, bergizi, berkualitas, dan memiliki nilai jual.
Dengan semakin meningkatnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal, diharapkan potensi yang dimiliki Desa Mandiangin Timur dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM pangan yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banjar.
