Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Sosialisasikan Pendewasaan Usia Perkawinan di SMP Negeri 1 Sungai Tabuk

SUNGAI TABUK, InfoPublik - Sebanyak 35 murid perwakilan kelas VIII dan IX SMP Negeri 1 Sungai Tabuk mengikuti Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang diselenggarakan Dinas Sosial P3A dan P2KB Kabupaten Banjar, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Laboratorium Bahasa SMP Negeri 1 Sungai Tabuk.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi para remaja untuk memahami pentingnya mempersiapkan diri sebelum memasuki jenjang perkawinan. Materi yang disampaikan mencakup kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, serta ekonomi sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan keluarga.

Para murid juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keluarga, termasuk menentukan jumlah anak dan mengatur jarak kelahiran. Selain itu, peserta diberikan wawasan mengenai berbagai dampak yang dapat muncul apabila perkawinan dilakukan ketika pasangan belum memiliki kesiapan yang memadai.

Bagi kalangan remaja, pengetahuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perkawinan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran untuk merencanakan masa depan. Pendidikan dan pengembangan diri menjadi hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan.

Salah satu peserta, Arneta Kirana, perwakilan kelas IX, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan memberikan pengetahuan baru sekaligus membantu para remaja memahami pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan.

“Saya merasa senang karena telah mengikuti kegiatan ini karena dapat membimbing kami terkait PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan),” ujar Arneta.

Arneta berharap pengetahuan yang diperoleh dapat mendorong para murid untuk lebih fokus menyelesaikan pendidikan serta mempersiapkan masa depan sebelum mengambil keputusan untuk menikah. “Saya ingin ke depannya murid yang mengikuti kegiatan hari ini dapat menyelesaikan sekolah, menghindari pernikahan di usia yang muda, dan terhindar dari dampak yang merugikan bagi masa depan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman remaja mengenai pentingnya merencanakan masa depan secara matang. Edukasi PUP juga menjadi bagian dari pembekalan agar murid mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab serta memahami konsekuensi dari setiap pilihan yang berkaitan dengan kehidupan mereka di masa mendatang.



Komentar