Peduli Kesehatan Siswa, Disdik Banjar dan OSIS Salurkan Masker ke SMPN 2 Martapura Timur

MARTAPURA TIMUR, InfoPublik - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan masker kepada siswa SMPN 2 Martapura Timur, Rabu (30/9/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik di tengah kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembagian masker turut melibatkan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 2 Martapura Timur. Para pengurus OSIS membantu menyalurkan masker kepada siswa sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan warga sekolah di tengah kondisi lingkungan yang terdampak asap.

Kabut asap akibat karhutla dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan yang dapat dilakukan warga sekolah, disertai perhatian terhadap kondisi udara dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kepala SMPN 2 Martapura Timur, Maya Marlina Febriyanthi, M.Pd., menyambut baik perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar terhadap kondisi kesehatan peserta didik. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar yang telah memberikan bantuan masker kepada siswa. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta didik agar tetap menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan terkait kondisi udara. Kebiasaan hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, diharapkan terus diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan diri.

Keterlibatan OSIS dalam pembagian masker turut menjadi pengalaman pembelajaran bagi siswa. Peran tersebut dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam membantu menjaga kesehatan bersama di lingkungan sekolah.

Bantuan masker dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar diharapkan memberikan manfaat bagi warga SMPN 2 Martapura Timur sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan. Perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.


Komentar