Disdukcapil Banjar Gelar Bimtek Pencatatan Kematian dan GISA Award
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penerapan Buku Pokok Pemakaman dan Pencatatan Kematian Penduduk, dirangkai dengan GISA Award Kabupaten Banjar, bertempat di Sky Convention Center, Kecamatan Gambut, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kualitas dan akurasi data kependudukan, khususnya terkait pencatatan peristiwa kematian penduduk.
Melalui pencatatan yang tertib dan akurat, data kependudukan diharapkan dapat terus diperbarui sehingga mendukung berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan dan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pencatatan kematian merupakan bagian penting dalam mewujudkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir.
“Kami mengapresiasi inisiatif Disdukcapil melaksanakan kegiatan ini. Data penduduk yang meninggal dunia perlu dicatat secara akurat, karena berkaitan dengan berbagai kebutuhan pemerintah, termasuk data kependudukan, bantuan sosial, jaminan kesehatan dan berbagai layanan lainnya,” ujar Yudi.
Ia menambahkan, keberadaan data kependudukan yang akurat akan membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan serta memastikan berbagai program dan layanan dapat diberikan kepada masyarakat secara tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan GISA Award kepada desa-desa dengan capaian terbaik dalam kepemilikan dan pengajuan dokumen administrasi kependudukan.
Yudi berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi desa yang telah mencapai kinerja terbaik, tetapi juga menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk terus meningkatkan capaian administrasi kependudukan.
“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk meningkatkan capaian administrasi kependudukan. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memiliki dokumen kependudukan secara lengkap dan data kependudukan di Kabupaten Banjar semakin akurat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus, menjelaskan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis tersebut bertujuan untuk mewujudkan data kependudukan yang akurat dan terus diperbarui.
Menurutnya, pencatatan kematian harus dilakukan secara tertib karena merupakan salah satu bagian penting dalam pemutakhiran data kependudukan.
“Tujuan utama dari kegiatan bimbingan teknis ini adalah mewujudkan data kependudukan yang akurat. Untuk merealisasikan hal tersebut, operator desa diharapkan lebih aktif dalam memberikan pelayanan dan membantu masyarakat dalam proses administrasi kependudukan, termasuk dalam pencatatan peristiwa kematian,” jelas Hayatun.
Ia menerangkan, dalam pelaksanaan GISA Award, Disdukcapil Kabupaten Banjar melakukan penilaian berdasarkan beberapa indikator, di antaranya cakupan persentase kepemilikan dokumen kependudukan serta persentase pengajuan administrasi kependudukan di masing-masing desa.
“Penilaian GISA Award ini dilakukan berdasarkan cakupan persentase kepemilikan dokumen kependudukan dan persentase pengajuan administrasi kependudukan. Ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong desa agar semakin aktif dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat,” tambahnya.
Hayatun juga menegaskan bahwa Disdukcapil Kabupaten Banjar akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
“Kami terus berusaha memperbaiki dan meningkatkan layanan administrasi kependudukan. Perlu kami sampaikan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Banjar tidak dipungut biaya atau gratis,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan keluhan apabila menemukan kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan.
“Apabila masyarakat memiliki keluhan terkait pelayanan administrasi kependudukan, silakan disampaikan melalui kanal-kanal pengaduan resmi Disdukcapil Kabupaten Banjar. Kami terbuka terhadap laporan dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkas Hayatun.
Melalui kegiatan bimbingan teknis dan pemberian GISA Award tersebut, Disdukcapil Kabupaten Banjar berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan administrasi kependudukan yang tertib, lengkap dan akurat.
