K3S Martapura Gelar Workshop Penulisan Soal, Perkuat Kualitas Asesmen Pembelajaran
MARTAPURA, InfoPublik - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Martapura menyelenggarakan Workshop Penulisan Soal Tahun 2026 di Aula PKG SD Negeri Jawa 5 Martapura, Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang diikuti 55 guru tersebut dibuka oleh Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Darmina Budiyanti.
Workshop yang dimulai pukul 09.00 WITA itu diikuti 49 guru kelas, tiga guru Pendidikan Agama Islam (PAI), dan tiga guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ripani, Nurul, dan Zainuddin, untuk memberikan penguatan dalam penyusunan instrumen penilaian yang berkualitas.
Ketua K3S Kecamatan Martapura, Arisa Rahim, menyampaikan bahwa workshop tersebut dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Semester 1. Hasil penyusunan soal nantinya akan dihimpun menjadi bank soal Kecamatan Martapura yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses penilaian di satuan pendidikan.
Dalam arahannya, Hj. Darmina menekankan pentingnya penyusunan soal yang menarik, variatif, kontekstual, serta sesuai dengan karakteristik dan kondisi pembelajaran murid. Guru juga didorong menyusun instrumen yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
"Soal yang disusun hendaknya menarik dan variatif agar tidak membosankan bagi murid. Guru juga perlu memperhatikan kemampuan berpikir tingkat tinggi serta menyesuaikan soal dengan kondisi pembelajaran yang berlangsung di sekolah," ujar Darmina.
Korwil Pendidikan Kecamatan Martapura, Lili Sofia mengapresiasi pelaksanaan workshop sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi antarguru.
"Soal-soal yang dihasilkan nantinya akan dihimpun menjadi bank soal Kecamatan Martapura sehingga dapat diakses dengan mudah oleh pihak-pihak terkait," ungkapnya.
Kondisi pembelajaran yang beragam turut menjadi perhatian dalam penyusunan instrumen penilaian, termasuk bagi sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat terdampak kabut asap. Workshop tersebut diharapkan meningkatkan keterampilan guru dalam menghasilkan soal yang bermutu, kontekstual, variatif, dan sesuai kebutuhan pembelajaran sekaligus memperkuat kualitas asesmen di Kecamatan Martapura.
